Kejari OKUT Layani Tilang dan Konsultasi Hukum Gratis

0
4
Salah satu masyarakat yang mengurus surat tilang di stand Kejaksaan Negeri OKU Timur pada pameran Home Industri, Minggu (20/1). Foto ardi / palpos.id

MARTAPURA – Kejaksaan Negeri OKU Timur (OKUT) berpartisipasi dalam pameran Home Industri yang digelar mulai tanggal 17 hingga 22 Januari 2019, yang diadakan oleh Pemkab OKU Timur dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten OKUT yang Ke-15 tahun. Melalui stand khususnya, ada tiga pelayanan yang diberikan, yaitu Layanan Tilang, Pelayanan Hukum dan Informasi Publik.

“Jadi selama pameran berlangsung, masyarakat bisa melakukan konsultasi hukum dan tidak dikenakan biaya atau gratis, selain itu juga, pelayanan terkait tilang juga bisa dilakukan di stand kejaksaan ini,” ungkap Kepala Kejaksaan Negeri OKUT, Ismaya Herawardanie SH MHum, melalui Kasi Intel Yul Khaidir Fitrizal, SH, kemarin (20/1).

Dijelaskan Khaidir lebih lanjut, di stand tersebut telah disediakan meja Pelayanan Hukum yang siap memberikan konsultasi bagi masyarakat yang ingin berkonsultasi menyangkut persoalan hukum atau memberikan edukasi tentang permasalahan hukum yg dihadapi.

Selanjutnya juga ada meja Infomasi Publik, yang bertujuan memberikan pelayanan kepada masyarat yang ingin mengetahui informasi seluas-luas nya tentang Kejaksaan Negeri OKUT dan informasi lainnya yang dapat diberikan, baik mengenai perkara yang ada ataupun kegiatan yang dilaksanakan oleh Kejaksaan Negeri OKUT.

“Untuk pelayanan tilang, kami membuka loket tilang bagi pelanggar tilang untuk membayar denda tilang dan mengambil jaminan tilang lansung di stand Kejaksaan, sehingga masyarakat tidak perlu repot datang ke loket tilang yang ada di Kejaksaan Negeri OKUT, cukup datang ke stand yang ada di lapangan KONI kota Martapura,” paparnya.

Dari hasil pantauan di lokasi stand, tampak masyarakat yang terkena tilang melakukan pengambilan surat kendaraan dengan menunjukkan bukti tilang dan melakukan pembayaran denda.

“SIM C saya ditahan karena terjaring razia tempo hari, makanya saya kesini ambil surat kendaraan mas, sekalian bayar, karena gak sempat bayar lewat Bank dan bisa bayar langsung juga ternyata di stand ini,” ujar Daud Ansyori, Warga Mataram Utara, Kabupaten Tanggamus Lampung kepada koran ini.

Bukan hanya pelanggar tilang, kunjungan juga banyak dari anak-anak sekolah yang datang untuk mendapatkan penyuluhan hukum, mengingat selama ini Kejaksaan OKUT gencar melakukan penyuluhan hukum ke sejumlah sekolah yang ada di OKUT untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman hukum sejak dini. (Cw07)