Pengantin Baru Tewas Gantung Diri

Jasad korban terbujur kaku di dalam kamar, sebelum di bawa ke RS Bhayangkara Palembang, Senin (11/2). Foto mizone /palpos.id

PALEMBANG – Marni (45), tak menyangka kalau usia pernikahannya dengan Paimin (48), hanya bertahan selama tiga bulan. Pasalnya, sang suami ditemukan tak bernyawa diduga gantung diri. Paimin gantung diri di jendala kamar rumah kontrakan yang mereka tempati, di Lorong Kauman, Kelurahan Talang Bubuk, Kecamatan Plaju Ulu, Palembang, Senin (11/2), sekitar pukul 12.00 WIB.

Informasi yang dihimpun, bermula Marni yang baru usai Salat Subuh sempat cekcok dengan sang suami. Saat itu, suaminya mengancam akan bunuh diri, tetapi tak digubris Marni.  Jelang pagi, sekitar pukul 10.00 WIB, Marni dengan sepeda motor untuk menghadiri acara arisan.

Setelah itu, sekitar pukul 12.00 WIB, ia pulang dan terkejut. Lantaran mendapati suaminya sudah meninggal dunia dengan posisi tergantung di atas jendela kamar.
Masih dalam kondisi syok, Marni meminta tolong dengan para tetangganya. Kemudian Marni dan tetangganya melapor ke Polresta Palembang.  Wato (51) pemilik kontrakan ketika diwawancarai Palembang Pos di TKP mengaku, tak menyangka kalau korban nekad mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Sebab, ia mengenal korban sebagai sosok yang soheh dan ramah.

“Saya lagi keliling ngantar air galon isi ulang, lalu ditelpon istri korban dan memberitahu kalau suaminya tewas gantung diri,” ujarnya. Mendapat kabar tersebut, ia langsung mendatangi kontrakan dan melihat korban sudah dalam posisi terbaring di atas tempat tidur di dalam kamar.

“Kata istri korban, dia yang menurunkan jasad suaminya. Jadi saya tidak tau persis posisinya gantung diri dimana. Tapi menurut Marni, korban gantung diri di atas jendela kamar,” jelasnya.

Dikatakannya, korban dan istrinya baru saja menikah sekitar tiga bulan, dan tidak terlihat ada masalah di rumah tangganya.

“Korban duda, dan istrinya janda, mereka baru tiga bulan menikah. Istrinya sudah sekitar dua tahun tinggal di kontrakan ini, kalau suaminya baru tiga bulan,” terangnya.
Terpisah, Kasatreskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara mengatakan, pihaknya sudah mendatangi TKP dan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi, guna mengungkap motif dari kejadian tersebut.

“Personil dan petugas ident sudah melakukan olah tempat kejadian, dan membawa korban ke RS Bhayangkara. Kita masih mendalami motif mengapa korban sampai nekad bunuh diri. Jadi saat ini diduga murni bunuh diri,” tegasnya. (Cw09)