Banjir Kepung Empat Desa di Kabupaten OKUT

Kepala BPBD OKU Timur, Habibullah memberikan bantuan kepada korban banjir di Kecamatan Semendawai Suku III, Kamis (14/2). Foto ardi Palembang Pos

SEMENDAWAI SUKU III – Empat desa di Kecamatan Semendawai Suku III Kabupaten OKU Timur terendam banjir. Banjir tidak hanya menggenangi kawasan pemukiman penduduk, tapi juga memutus beberapa akses jalan dan merendam perkebunan dan sawah warga.

Menyikapi kondisi tersebut, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU Timur Habibullah mengatakan, setelah pihaknya menerima laporan dari Tim Reaksi Cepat (TRC) di Kecamatan Semendawai Suku III bahwa ada enam rumah terkena banjir, pihak BPBD pun langsung turun ke lapangan untuk memberikan bantuan sembako dan perlengkapan rumah tangga.

Sebanyak 106 korban banjir yang berada di Kecamatan Semendawai Suku III menerima bantuan dari pemerintah daerah Kabupaten OKU Timur berupa sembako dan bantuan lain, bantuan langsung di Berikan oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah OKU Timur Habibullah.

“Saat ini yang laporan baru satu kecamatan, yaitu Kecamatan Semendawai Suku III, ada 4 desa yang rumahnya tergenang, termasuk sawah, tapi untuk sawah kami arahkan lapor ke pertanian. Untuk pemberian bantuan ini merupakan bentuk perhatian kita selaku pemerintah terhadap masyarakat yang terkena musibah, semoga bantuan yang kita berikan dapat sedikit meringankan beban korban banjir,” terangnya, Kamis (14/2).

Dirinya juga menghimbau kepada masyarakat yang tinggal dekat dengan sungai, diharapkan agar selalu waspada. Mengingat bencana tidak tahu kapan datangnya. Jadi harus selalu waspada dan hati-hati terutama pada malam hari. “Masyarakat harus waspada terhadap kondisi cuaca saat ini, karena sering hujan jadi masyarakat harus waspada banjir. Terutama warga yang tinggal di dekat sungai. Rencana kita akan ada apel Kesiapsiagaan

bencana tanggal 28 nanti yang melibatkan unsur terkait,” paparnya.
Sementara untuk penyebabnya sendiri menurut Habib, akibat kurang lancarnya air mengalir di sungai Macak sehingga berdampak kepada meluapnya sungai tersebut. “Kalau untuk di OKU Timur sungai Macak sudah dilakukan pengerukan, namun yang menjadi masalah adalah sungai yang berada di wilayah hilir yang letaknya di Kabupaten tetangga belum dilakukan pengerukan, sehingga di wilayah kita mengalami kebanjiran,” ucapnya.

Sementara Mahdi Kepala Desa Taman Harjo mengatakan, dirinya mengucapkan terimakasih kepada pemerintah Daerah melalui BPBD karena telah perduli terhadap masyarakatnya yang tertimpa musibah.

“Semoga dengan bantuan yang diberikan oleh pemerintah dapat dimanfaatkan oleh  masyarakat yang terkena musibah banjir tersebut. Kemudian dalam hal ini masyarakat sangat berkerja cepat dengan kondisi masyarakat yang terkena musibah, karena setelah warga kita terkena musiabah pemerintah langsung turun memberikan bantuan,” jelasnya. (Cw07)