Masalahnya Sepele, hanya Gegara Saling Pandang, Tewas Dibacok

Tersangka Ade alias Tole yang kedua kakinya diterjang timah panas, kemarin. foto: ist

PALEMBANG, PALPOS.ID – Diduga gegara saling pandang, Jaya Wijaya (16) tewas dibacok oleh tiga pelaku yang mengeroyoknya. Kasusnya terjadi di depan TVRI, Jalan Pom IX, Palembang pada 27 Desember 2014 yang silam.

Nah, salah seorang pelaku yang jadi buronan akhirnya ditangkap polisi. Dia adalah Ade Sulistiyo (23) alias Tole. Tersangka diringkus di tempat kerjanya warung Mie Aceh, Jalan Radial, Kelurahan 26 Ilir Palembang, Rabu (13/02) jelang tengah malam.

Lantaran melakukan perlawanan dan berusaha kabur, polisi terpaksa melepaskan tembakan dengan mendarat di kedua kaki tersangka, hingga terkepor tak berdaya. Sedangkan rekan Tole, yakni Iwan dan Edo yang terlibat dalam pembunuhan disertai pengeroyokan itu telah bebas dari penjara.

Peristiwa itu awalnya, Tole sedang menikmati suasana malam sembari meneguk minuman keras, bersama kedua pelaku lainnya Andi dan Edo di Jalan Kapten A Rivai, Lorong Bintan, Kecamatan Bukit Kecil yang tidak jauh dari rumah Tole.

Tidak lama Andi dan Edo mengajaknya untuk melakukan pengeroyokan terhadap korban Jaya, hanya gara-gara tersinggung usai saling pandang. Mereka pun menemuai korban yang sedang berada di depan TVRI.

Setelah terjadi keributan, para pelaku melakukan pengeroyokan, dengan tersangka Tole sedikitnya menghujamkan tusukan sajam tiga kali ke perut dan punggung korban. Kemudian korban terkapar setelah dibacok oleh pelaku Iwan.

“Setelah kejadian, pisau aku taruh di tempat Dodi. Aku lari dengan sembunyi di rumah nenek di OKUS. Setelah dengar kawan bebas dan cukup aman aku pulang ke Palembang dan kerja di rumah makan Mie Aceh, jadi juru masak rupaya ditangkap,” ungkap Tole.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel AKBP Yudhi Suhariyadi didampingi Kanit I Kompol Antoni Adhi SH, menegaskan telah mengamakan seorang pelaku pem bunuhan dan pengeroyokan.

“Jadi tersangka ini pelaku terakhir, tiga rekanya Iwan, Edo dan Andi juga ditangkap bahkan bebas dari penjara. Tetapi saat kita amankan tersangka berusaha melawan dan kabur hingga kami tindak tegas,” ungkapnya. (adi)