SPP RU III Lebih Tajam dan Kritis

Jajaran kepengurusan Serikat Pekerja Pertamina Rifenry Unit III. foto: ist

PALEMBANG – Kepengurusan Serikat Pekerja Pertamina Rifenery Unit III yang baru resmi terbentuk, diminta untuk lebih tajam dan kritis dalam mengambil sikap.

Muhammad Yunus dan Herman Sudrajat ditetapkan sebagai Ketua dan Sekjen untuk periode lima tahun kedepan, yang telah dikukuhkan di Gedung Ogan, Kompleks Pertamina RU III. Dalam kepengurusan baru ini, pihaknya menggabungkan antara pegawai yang berpengalaman dan kaum milenial tamasuk juga perempuan.

“Kedepan, kepengurusan serikat pekerja pertamina sebagai bentuk regenerasi dan peremajaan, agar serikat pekerja lebih peka terhadap kebutuhan perusahaan. Sehingga energitas yang mereka miliki bisa disalurkan untuk kemajuan perusahaan,” jelasnya.

Lanjut dia, untuk memberikan bekal kepada anggota baru, serikat pekerja bersama instasi terkait memberikan pembekalan mengenai tata kelola perusahaan dan sistem organisasi usaha. “Para aktivis pekerja ini diminta untuk lebih tajam dan peka terhadap hal-hal mengenai lidershi perusahaan baik yang ada di RU III maupun perseroan secara umum,’ tegasnya.

Semua pengurus yang baru baik pengurus periode sebelumnya yang terpilih lagi maupun yang memang baru dan masih muda sudah dibekali ilmu. Makanya kami berharap tugas yang diembankan kepada kami harus betul-betul bisa dijalankan oleh semua anggota.

“Amanah yang sudah diberikan ini harus selalu dijaga denan baik,” katanya.

Menurut Yunus, semua anggota serikat pekerja saat ini memang harus dituntut untuk jeli menyikapi kebijakan yang dikeluarkan pemerintah. Karena Pertamina ini perusahaan yang bergerak dibidang energi sangat rawan dan rentan terhadap gesekan dan kepentingan pemerintah.

“Salah satunya adalah masalah avtur yang baru baru ini terjadi. Pernyataan pemerintah yang menyudutkan pertamina itu merupakan tanggung jawab semua pekerja teramsuk serikat pekerja untuk menyuarakan aspira. Tujuannya tentu untuk mengingatkan pemerintah,” tutupnya. (nik)