Rabu Surat Suara Tiba di Palembang

Logistik pemilu yang telah tiba di KPU Palembang beberapa waktu lalu. foto/ist

Butuh 45 Hari untuk Pelipatan

PALEMBANG – Surat suara untuk DPRD Kota Palembang diperkirakan akan tiba di KPU Palembang Rabu (27/2). Pasalnya, saat ini sejumlah surat suara untuk beberapa dapil baru diberangkatkan dari Kota Bogor.

Demikian dikatakan Ketua KPU Kota Palembang, H Eftiyani kepada koran ini Senin (25/2). Menurut Efty surat suara tersebut telah selesai dicetak, dan mulai didistribusikan. “Malam ini (semalam, red) surat suara sudah diberangkatkan dari Bogor menuju Palembang. Diperkirakan Rabu, surat suara tersebut sudah tiba di Palembang,” ujarnya.

Adapun surat suara yang dikirim ke Palembang adalah surat suara untuk DPRD Provinsi yakni dapil I dan dapil II Kota Palembang, serta surat suara untuk 6 Dapil DPRD Kota Palembang. “Saya harap, semua suarat suara segera tiba di Palembang. Pasalnya waktunya sudah sangat mepet, sementara kita belum melakukan pelipatan suara,” katanya.

Mengingat pelaksanaan Pemilu yang sudah semakin dekat, KPU di masing-masing daerah pun sudah mulai bersiap-siap. Mulai dari melipat surat suara, membuka serta merakit kotak suara yang jumlahnya tidak sedikit.

KPU Kota Palembang sendiri diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 45 hari untuk melipat dan menyortir surat suara Pemilu 2019. Saat ini KPU sudah memasuki tahap penyelesaian akhir setting alat kelengkapan TPS.

“Kita harapkan pekan ini semua surat suara sudah sampai di Palembang. Untuk pelipatan dan sortir surat suara sekitar enam juta lembar ini diperkirakan selesai dalam 45 hari,” ujar Ketua KPU Palembang, Eftiyani belum lama ini.

Diakui Eftiyani, Pemilu kali ini memang lebih repot ketimbang sebelumnya. Pasalnya, ada lima jenis surat suara yang akan dicoblos yaitu untuk Pilpres, DPR RI, DPD RI, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota.

Belum lagi untuk surat suara seperti DPR RI dan DPRD provinsi mempunyai beberapa daerah pemilihan. Untuk itu, Eftiyani mengatakan pihaknya akan berusaha meminimalisir kesalahan saat penyortiran surat suara sebelum didistribusikan ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Pada situasi seperti ini maka harus teliti, takutnya saat sortir surat suaranya tertukar dapil, kalau tertukar bisa jadi masalah pada penyelenggaraan pemilu ini,” kata Eftiyani.
Untuk mengantisipasi kesalahan tersebut, KPU akan memperkuat sumber daya manusia yang nantinya akan membantu proses pelipatan, penyortiran hingga perhitungan suara di tingkat TPS.

Download aplikasi kumparan di App Store atau di Play Store untuk mendapatkan berita terkini dan terlengkap. (del/ist)