Usai Beraksi, Begal Bersenpi di Gelumbang Dibekuk

Pelaku begal bersama barang buktinya diamankan petugas.

MUARA ENIM – Hanya dalam hitungan jam, petugas Unit Reskrim Polsek Gelumbang, berhasil membekuk Heryansyah (26), warga Desa Tanjung Miring, Kecamatan Sungai Rotan, Muara Enim, satu dari dua pelaku begal yang menggasak motor milik korban Eru Ratna Dewi (36), warga Dusun I, Desa Sebau, Kecamatan Gelumbang, Muara Enim, Minggu (24/2), sekitar pukul 09.00 WIB.

Perisitiwa begal ini, berawal saat korban menggunakan sepeda motor Honda Scoopy BG 3613 DAF, melintas diantara jalan Desa Sebau dan Desa Jambu, Kecamatan Gelumbang, Muara Enim. Tiba-tiba pelaku bersama temannya muncul dengan mengenakan tutup wajah dan langsung menghentikan laju kendaraan korban.

Saat korban berhenti, pelaku langsung menodongkan senjata api rakitan jenis pistol ke arah korban sambil meminta semua barang berharganya. Takut dengan ancaman pelaku, korban lantas menyerahkan handphone, uang Rp 400 ribu, dan sepeda motornya.

Ketika pelaku hendak pergi membawa kabur sepeda motor tersebut, korban berteriak minta tolong dan terdengar oleh suami korban. Lalu langsung menghubungi warga di Desa Sebau, memberitahukan bahwa istrinya telah dibegal. Lantas warga secara beramai-ramai mengepung pelaku dengan membelokir jalan menuju keluar desa.

Selanjutnya, Kepala Desa Sebau menghubungi Kapolsek Gelumbang mengatakan telah terjadi begal dan pelaku sudah dikepung warga. Lalu petugas Polsek Gelumbang langsung meluncur ke lokasi kejadian.

Ketika sampai di lokasi kejadian, petugas bersama dengan warga menyisir hutan tempat pelarian pelaku yang telah dikepung. Akhirnya pelaku berhasil dibekuk petugas bersama warga. Sedangkan teman pelaku berhasil meloloskan diri.

Petugas juga berhasil mengamankan barang bukti sepeda motor honda scoopy, HP milik korban, satu puncuk senjata api rakitan  dengan satu buah amunisi serta 1 buah kunti T.
Kapolres Muara Enim, AKBP Afner Juwono, melalui Kapolsek Gelumbang, AKP Indrowono, ketika dikonfirmasi membenarkan penangkapan itu.

“Pelaku bersama barang buktinya telah diamankan. Sedangkan teman pelaku yang telah diketahui identitasnya masih dilakukan pengejaran. Dalam kasus ini pelaku dijerat pasal 365 KUHP,” jelasnya. (luk)