Jelang Pemilu 2019, Relawan Demokrasi Kejar Target

Relawan Demokrasi menyampaikan pesan-pesan pemilu. foto: rif/palpos.id

LAHAT – Keberadaan relawan demokrasi, cukup memberikan harapan bagi KPU Lahat dapat mencapai target 80 persen partisipasi pemilih. Apalagi relawan yang bergerak di lima daerah pilihan Kabupaten Lahat, melakukan door to door, untuk mengajak masyarakat menyalurkan hak pilihnya dalam pileg dan pilpres 17 April mendatang.

Seperti yang dilakukan Selvi Anggriani. Relawan demokrasi dapil Kota ini, sengaja memilih kelompok ibu-ibu pengajian untuk sasaran sosialisasinya. Dengan harapan, masing-masing ibu tersebut, bisa menyampaikan ulang apa yang disampaikannya.

Seperti ajakan untuk tidak golput dan bahaya dari Golput. “Lebih memilih untuk interaksi langsung. Jadi jika masyarakat ada yang belum jelas soal pemilihan nanti, bisa langsung kita jawab,” ujarnya, Selasa (26/2).

Lanjut Selvi, pesan-pesan yang disampikan meliputi, hari dan tanggal pencoblosan, teknis tata cara pencoblosan, warna-warna kertas suara, tata cara pemilih asal luar Kabupaten Lahat, serta bahaya-bahaya yang ditimbulkan akibat golput.

“Ingat, suara kita juga menentukan nasip saudara kita. Untuk itu kita terus berupa mengajak masyarakat, agar tidak golput saat pemilihan nanti,” ucap relawan demokrasi dengan basis keluarga ini.

Sementara, Tiara Embri Marcerina, relawan Basis Perempuan mengatakan, mewakili teman-teman relawan lainnya. Target 80 persen partisifasi masyarakat pada Pemilu mendatang, optimis bakal tercapai. Mengingat teman-teman relawan lainnya, terus semangat memberikan ajakan pada masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya.
“Kami optimis, target tersebut bisa tercapai. Selain bergerak sesuai basis, kami para relawan juga bergerak secara tim,” katanya. (rif)