Pemkot Janji Perbaiki Nasib Musisi di Palembang

Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, Isnaini Madani saat diwawancarai di ruang kerjanya.

PALEMBANG, PALPOS.ID – Miris, mungkin kata yang tepat untuk mewakili peradaan para komunitas musisi di kota Palembang. Pasalnya masih adanya musisi yang menerima bayaran tidak sesuai dengan kerja kerasnya, untuk itu Pemerintah Kota Palembang akan melakukan peninjauan lebih lanjut terkait keluhan yang dihadari para musisi.

Dikatakan Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, Isnaini Madani, pihaknya mendukung penuh dengan kegiatan Hari Musik. Pasalnya, musik bagian dari kehidupan wisata.

“Kita Karena itu kita akan merangkul mereka membawa agar para musisi ini bisa berkarya jauh lebih baik lagi. Sedangkan keluhan pendapatan musisi dan juga perda akan kita bahas bersama ketua PHRI Susmel terlebih dahulu,” paparnya.

Lanjut Isnaini, Palembang memiliki banyak cukup destinasi wisata seperti Pedestrian, Kampung Kapitan, Kampung Al Munawar, Sekanak Bersolek dan lain sebagainya. “Nah ini sebenarnya tempat sudah kita siapkan untuk para musisi, tentunya musisi bisa hadir didalamnya. Kedepan memang akan kita berikan ruang bagi para musisi ini agar bisa hadir ditempat-tempat wisata ini,” bebernya.

Sementara itu Adji Soebijantoro, Divisi Program Event usai audiensi dengan Walikota Palembang di Tasik belum lama ini. Selama ini pihaknya hanya dibayar Rp 50 ribu saat tampil bahkan hanya diberi makan saja. Untuk itu, para komunitas ini mendatangi wali kota Palembang untuk mengadukan nasibnya.

“Ya, salah satu tujuan kami kesini kami beraudiensi untuk hari musik yang akan digelar pada 9 Maret, karena selama ini kami manggung ke kafe, hotel, wedding hanya dibayar Rp 50 ribu, Rp 75 ribu bahkan hanya diberi makan saja,” bebernya.

Pihaknya ingin meminta dibuatkan semacam perda agar hasil karya musisi di kota Palembang ini dihargai. “Seperti di kota lain sangat dihargai. Saat manggung dikasih uang lumayan,” tegasnya.

Terkait fasilitas juga masih minim, seperti gedung kesian belum ada di kota Palembang. “Kalau untuk acara sudah cukup banyak di Palembang ini. Seperti di pedestrian sudirman, lorong basah night culinary dan lain sebagainya,” pungkas dia. (har)