Antre Ngurus KTP dan KK di Pagaralam

Masyarakat yang ‘rela’ kebasahan saat antre mengurus e-KTP dan KK di bagian pelayanan Disdukcapil Kota Pagaralam, Senin (11/3). Foto fai/palpos.id

PAGARALAM, PALPOS.ID – Kondisi bangunan pelayanan di kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pagaralam sepertinya sudah memprihatinkan. Betapa tidak, apabila diguyur hujan akhir-akhir ini saja sebagian masyarakat terpaksa ada yang basah kuyup.

Hal ini dikarenakan tidak memadainya atap pelayanan bagian untuk mengurus pembuatan dokumen kependudukan seperti e-KTP, KK, ataupun pembuatan akta.

Informasi yang dihimpun Palembang Pos, kemarin (11/3), saat diguyur hujan terlihat di loket pelayanan untuk mengajukan permohonan pembuatan dokumen kependudukan masyarakat cukup mengeluhkan sarana yang ada saat ini. Betapa tidak, akibat minimnya sarana pendukung dimaksud, mereka terpaksa rela antre dengan kebasahan diguyur hujan.

“Atapnya sudah tidak memadai untuk berlindung, jika hujan ya seperti ini kami kebasahan. Bahkan ada yang terpaksa duduk di atas meja,” ujar Rini, salah seorang warga Pagaralam.

Harapan kami sebagai warga, untuk fasilitas pelayanan khususnya tempat pengantrian ini diberikan sedikit kenyamanan. “Paling tidak jika hujan jangan sampai kebasahan, sehingga jika antri menunggu panggilan kami bisa sedikit betah menunggu,” singgung dia.

Menanggapi hal tersebut, Plt Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Pagaralam, Zulkifli Lubis SE MM, melalui Kabid Pendaftaran Penduduk, Surono SE, mengakui jika kondisi saranan pendukung di bagian pelayanan demikian.

“Saat ini suasana di bagian tunggu pelayanan kalau hujan cukup memprihatinkan. Masyarakat kehujanan dan tempat duduk basah,” kata dia.

Kendati demikian, pihaknya sendiri sudah mengusulkan untuk penambahan gedung pelayanan Disdukcapil semoga di 2020 bisa terealisasi. “Sudah kita usulkan ke Pemkot Pagaralam melalui Dinas PUPR Kota Pagaralam penambahan gedung pelayanan,” katanya.

Usulan ini tak lain, untuk mengoptimalkan pelayanan kepengurusan dokumen kependudukan bagi masyarakat. “Harapannya masyarakat bisa terlayani, terlebih jika cuaca hujan, kan kasihan mereka sudah datang jauh-jauh kondisi pelayanan tak didukung dengan cuaca hujan seperti ini,” tandasnya. (fai)