Kakek ”Tuo Bangko” Perkosa Bocah Ingusan

Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti merelease tangkapan pelaku persetubuhan dan pencabulan anak, kemarin.

MUBA, PALPOS.ID – Sungguh biadap dan pantas dikutuk perbuatannya. Seorang kakek uzur (baca : tua bangka, red) di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) tega memerkosa bocah ingusan anak tetangganya sendiri.

Kakek dimaksud adalah Zuber (60) yang tinggal di Desa Mekar Jaya Kecamatan Jirak Jaya. Buah dari perbuatannya, Zuber ditangkap aparat Polres Muba, setelah pada aksinya yang terakhir, Sabtu (9/3) kemarin.

Zuber tepergok warga saat memerkosa korban untuk keempat kalinya di dekat sungai desa tempat tinggalnya. Dia sempat kabur dengan mencebur ke sungai dan kabur ke hutan, hingga akhirnya berhasil diringkus.

Dalam aksi terakhirnya, Zuber menyergap korban yang sedang mandi di sungai. Dia membekap mulut korban, mencekik leher, kemudian menggulingkan dan dilanjutkan menyetubuhi korban.

“Sudah empat kali, Pak. Dulu saya lakukan pas korban lewat lagi jalan. Dua bulan yang lalu, saya khilaf karena sudah lama tidak begituan semenjak bercerai dengan istri,” aku Zuber.

Terpisah, aparat Polres Muba juga mengamankan seorang penjahat kelamin bernama Zulkarnain alias Mang Yeng (56), warga Dusun I Desa Sukadamai Baru Trans B5 Blok C Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Muba, dan Agung (17), warga perumahan Lilin Asri, Jalan Palembang – Jambi Kecamatan Sungai Lilin.

Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti SE MM menerangkan bahwa pihaknya mengamankan tiga pelaku tindak pidana kasus pencabulan dan menyetubuhi anak di bawah umur.
Dijelaskannya saat releas ungkap kasus di Mapolres Muba, kemarin, kasus kedua tersangkanya adalah Zulkarnain. Korbannya berumur 6 tahun, warga Kecamatan Sungai Lilin. Tersangka sendiri ditangkap, Senin (11/03).

Dia diamankan polisi setelah sempat nyaris diamuk warga yang geram atas ulahnya. Kasus asusila sendiri terungkap setelah korban mengadu kepada pemilik kolam tempat aksi asusila terhadap korban berlangsung.

Tersangka sendiri mengaku sudah dua kali menyetubuhi korban, dalam aksinya korban digulingkan tersangka dibekap mulutnya kemudian disetubuhi.

“Saya khilaf, karena istri saya sudah lama tidak mampu lagi melayani saya karena sudah tua. Jadi liat korban jadi khilaf, menyesal, Pak,” ujarnya

Kasus berikutnya yang dirilis Polres Muba ironisnya tersangkanya masih di bawah umur berinisial Ag (17). Dia tinggal bertetangga dengan korbannya berinisial M (8). Tersangka mencabuli korban dengan memegang dan menggesek alat kelamin korban.

Aksi tersebut leluasa dilakukan tersangka karena memang orang tua korban kerap menitipkan korban ke rumah tetangganya yang mana tersangka tinggal untuk berdagang di pasar.

Kasusnya sendiri berlangsung 1 tahun yang lalu. Namun tersangka kemudian kabur ke Muntok, Bangka. Akhirnya, 1 Maret yang lalu, tersangka ditangkap di Bangka guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Semuanya dilakukan orang dekat, karenanya kita mengimbau kepada para orang tua agar tidak gampang percaya guna menitipkan anaknya,” kata Andes.

Pelaku dijerat dengan Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Perempuan dan Anak. Untuk Zuber dan Zulkarnain dijerat pasal 81 ayat 1 dan 2 jo pasal 76 D. Sedangkan Ag pasal 82. Ancamannya 10 tahun penjara. (rom)