Ratusan Warga Ajukan Pindah Memilih

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Prabumulih devisi SDM dan Partisipasi Masyarakat (Parmas), Andry Swantana ST MT. Foto: Wan/palpos.id

PRABUMULIH, PALPOS.ID- Menjelang pemilihan umum presiden dan wakil presiden serta pemilu legislatif 17 April mendatang, ratusan warga kota Prabumulih dipastikan akan menggunakan hak pilihnya diluar kota Prabumulih.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Prabumulih devisi SDM dan Partisipasi Masyarakat (Parmas), Andry Swantana ST MT mengatakan, hingga hari Rabu (03/4) terdapat 306 warga pindah keluar. Sementara, untuk ang mendaftar pindah masuk 256 Orang. “Pelayanan pindah memilih ini masih terus kita layani hingga H-7 pemilu,” ujar Andry ketika dibincangi diruang kerjanya, kemarin (04/4).

Dijelaskan Andry, mayoritas warga yang mengajukan pindah memilih ini alasannya kuliah dan kerja. “Banyak warga kita yang kuliah diluar, jadi mereka mengajukan pindah pilih. Sementara pemilih yang mengajukan pindah memilih ke kota Prabumulih rata-rata pekerja pertamina yang berasal dari Jawa,” bebernya.

Karena itulah sambung Andry, pemilih pindah masuk kebanyakan masuk kedalaman TPS yang berada dikawasan Kelurahan Muntang Tapus dan Kelurahan Prabumulih. “Kebanyakan tinggal dikomplek pertamina diwilayah muntang tapus,” ucapnya.

Disinggung mengenai syarat untuk mengajukan pindah memilih masuk, Andry menuturkan diantaranya berdomisili di Prabumulih saat pemilu 17 April mendatang, bekerja di Prabumulih, sedang dirawat karena sakit atau sedang menjalani hukuman di Rutan Prabumulih. “Mereka yang pindah memilih ini karena keadaan tertentu,” sebutnya.

Nantinya, kata dia. Mereka yang mengurus pindah memilih akan memegang form A5 (form pindah memilih) dan cukup menunjukkan itu bahwa mereka sudah melapor. “Nanti di TPS (tempat pemungutan suara) juga akan di pajang,” jelasnya seraya menyebut tanpa A5 pendatang tidak bisa memilih. (WAN)