Sampah Menumpuk di Tempat Wisata

Salah satu pengunjung memperlihatkan tumpukan sampah di Pantai Terusan, kemarin. Foto:4L/palpos.id

EMPAT LAWANG, PALPOS.ID– Kawasan wisata merupakan salah satu tempat di mana masyarakat dapat melepas penat dari aktivitas sehari-hari. Selain itu, wisata dapat mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD), jika dikelola secara maksimal.

Namun apa jadinya, jika tempat wisata justru menimbulkan rasa ketidaknyamanan pengunjung. Seperti, banyaknya sampah yang bertebaran. Sebagai contoh dapat dilihat di tempat wisata  Terusan Lama atau Pantai Trusan.

Di kawasan wisata yang sering dikunjungi oleh  kalangan remaja maupun  orang tua ini, terlihat kotor dan jorok.  Sehingga menimbulkan banyak pertannyaan di kalangan pengunjung.

Seperti yang dikatakan salah satu pengujung Pantai Terusan, Reno. Dia mengungkapkan  sampah yang menumpuk di tempat wisata  adalah bekas botol air dan dampak dari banjir beberapa bulan yang lalu. “Itu bekas air besar  beberapa bulan lalu yang membuat Desa Batu Raja Lama dan Baru banjir. Ya, waktu air Sungai Musi besar sampai ke atas sini. Itulah banyak sampah bambu dan lainnya berserakan di sini,” katanya.

Masih dikatakannya, seharusnya  petugas kebersihan membersihkannya, sehingga tempat wisata di Terusan Lama ini bisa terjaga dan bersih. “Setidaknya satu bulan 2 kali ada petugas kebersihan yang memberihkannya. Jadi, tidak terlalu kotor dilihat. Malunya nanti kalau ada pengunjung dari luar kota yang menilai kebersihannya kurang terjaga dan yang dapat malu pastinya masyarakat Empat Lawang,” ujarnya.

Senada dengan Bur,  seorang pengunjung. Dia berharap   pemerintah bisa mengembangkan tempat wisata  satu-satunya di Empat Lawang ini. “Dak katek tempat lain lagi wong nak refreshing. Kebanyakan setiap sore masyarakat Empat Lawang khususnya Kecamatan Tebing Tinggi mengunjungi tempat ini,” ungkapnya.

Dilanjutkannya, agar instansi terkait bisa menjaga kebersihan dan kenyamanan para pengunjung yang nantinya bakal digunakan untuk jangka lama. (4L)