Usut Tuntas Surat Suara Tercoblos di Malaysia

Sandiaga Uno usai menggelar kampanye nasional Milenial di Ballroom Sultan Convention Center, Palembang tepatnya di Jalan Sultan Mansyur Bukit Lama, Palembang, Jumat (12/4). Foto: Opa/palpos.id

PALEMBANG, PALPOS.ID– Calon Wakil Presiden (Capres) RI, Sandiaga Uno menyanyangkan penemuan surat-suara di Malaysia yang telah tercoblos. Menurut Sandiaga temuan berkarung-karung surat suara tesebut bukan tercoblos melainkan sengaja dicoblos. Untuk itu, Sandi meminta agar masalah ini diusut tuntas, dan masyarakat juga harus menjaga hasil rekap suara di TPSnya masing-masing.

“Kami sangat menyayangkan dan ini  sangat menciderai demokrasi, kami betul-betul berharap dan ini jangan sampai terjadi lagi dan kita berharap pihak berwajib segera mengusut tuntas dan terlihat siapa yang di coblos. Dan ini sangat mudah dengan tehnologi  sekarang bisa cari siapa yang melakukan dan dihukum dengan seadil-adilnya,” katanya usai menggelar kampanye nasional Milenial di Ballroom Sultan Convention Center, Palembang tepatnya di Jalan Sultan Mansyur Bukit Lama, Palembang, Jumat (12/4).

Sandiaga meminta, siapapun yang melihat atau menemukan surat suara tercoblos harus dilaporkan. Karena itu bagian dari pengawasan demokrasi. “Baik pihak independent, pihak kami atau pihak manapun juga  harus diyakini kalau ini mencederai demokrasi. Jadi hukum harus ditegakkan seadil-adilnya, jangan tajam ke oposisi tapi tumpul ke penguasa. Ini harus dipastikan apa yang terjadi ini  betul-betuk tidak di terima oleh masyarakat, masyarakat bisa marah  karena ini mencurangi proses demokrasi kita, “ katanya.

Terkait tudingan Capres 01 kalau kejadian ini adalah rekayasa tim capres 02, dengan tegas Sandi dipersilahkan untuk di buktikan. “Kalau memang mereka bilang demikian, silakan diusut dan buktikan,” tukasnya.

Disinggung soal dukungan Ustad Abdul Somad (UAS), kepada Prabowo-Sandi sangat di apresiasi. “Alhamdulilah, beliau (UAS) mendoakan sekali, kita memang harus saling mendoakan, dua hal yang disampaikan Ustad Abdul Somad yaitu jangan diundang ke Istana dan jangan diberikan jabatan dan  harapannya Indonesia adil dan makmur dan dapat dua hadiah minyak wangi dan tasbih, ini luar biasa,” katanya.

Sedangkan salah satu tim sukses Prabowo-Sandi M Alfaro memastikan kalau elaktibilitas Prabowo-Sandi di Sumsel sekitar 80 persen. “Sekarang saja kita sudah melampaui imcumbent selisih  cukup jauh,  target kita  80 persen, Insya Allah tercapai,” katanya.(OPA)