Rumah Warga Teluk Gelam Terbakar

Rumah milik M Ali warga di Dusun 4 Desa Seriguna Kecamatan Teluk Gelam, yang hangus terbakar pada Minggu (14/04), pukul 02.00 WIB. Foto: Nur/palpos.id

OKI, PALPOS.ID- Kebakaran hebat kembali terjadi dalam wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Provinsi Sumatera Selatan. Kali ini menimpa salah satu rumah warga di Dusun 4 Desa Seriguna Kecamatan Teluk Gelam, kemarin, pukul 02.00 WIB.

Kendati tidak menelan korban jiwa, api yang muncul diduga akibat konsleting listrik, tak urung melalap habis rumah bertingkat berukuran 7×14 meter milik M Ali (30), yang saat kebakaran terjadi sedang menemani ibunya, Minati (65), opname di RS Hermina Palembang.

Beruntung, dalam waktu kurang lebih 1 jam, 3 unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten OKI dengan 14 orang personel dibantu warga setempat mampu dan akhirnya berhasil melokalisir api sehingga tidak menyebar ke rumah sekitar. “Saat Kejadian, pemilik rumah M Ali menemani ibunya, yang dalam dua pekan terakhir ini sedang di opname di RS Hermina,” ungkap Kasat Pol PP dan Damkar OKI Alexsander Bastomi melalui Kabid Damkar Syawal Harahap, kemarin siang.

Karena ditinggal penghuninya, lanjut Syawal, jadi rumah tersebut untuk sementara dihuni oleh kakak perempuan kandungnya, Hasilah (33), yang kebetulan memiliki rumah tak jauh berada dari lokasi rumah milik M Ali yang merupakan rumah warisan keluarganya. “Ketika itu, Hasilah sendirian menghuni rumah M Ali, saat dirinya terjaga dari tidur api sudah membesar sehingga dia keluar rumah dan langsung berteriak kebakaran. Mendengar teriakan, hasilah warga beramai-ramai mencoba padamkan api dan kades menghubungi kita (Damkar OKI) sehingga langsung turun ke lokasi,” ujar Syawal.

Dalam waktu 20 menit, kobaran api yang besar dapat dijinakkan. Masih kata Syawal, sementara untuk melokalisir api padam seluruhnya butuh waktu kurang lebih 1 jam lamanya, sehingga tidak menyebar ke rumah lainnya. Meski selasar dan dinding rumah milik Asril (68) gosong dan kaca sudah pecah. “Untuk kerugian material, rumah nomor 197 milik M Ali dengan kontruksi bertingkat ukuran 7×14 meter, bawah permanen, atas papan beratap genteng hangus terbakar berikut 2 unit motor, 1 buah sepeda dan warung manisan. Kerugian ditaksir berkisar Rp250 juta. Sedangkan rumah milik Asril (68) ditafsir menderita  kerugian Rp5 juta,” pungkas Syawal. (NUR)