Slamet Tewas dengan 9 Tusukan

Korban Slamet yang ditemukan tewas bersimbah darah beserta sejumlah barang bukti yang diamankan Polisi, Jumat (12/04) kemarin. Foto: Ard/palpos.id

MARTAPURA, PALPOS.ID– Pasar Kalangan Desa Pandan Agung, Kecamatan Madang Suku (MDS) II OKU Timur digegerkan dengan ditemukannya seorang pria yang tewas bersimbah darah. Pria tersebut belakangan diketahui bernama Slamet Sutopo (32), warga Desa Mekar Jaya, Kecamatan Belitang Madang Raya OKU Timur.

Berdasarkan keterangan dari pihak kepolisian, peristiwa terjadi,  Jumat (11/04). Polisi mendapat laporan dari masyarakat bahwa ditemukan mayat seorang pria yang tergeletak di pasar kalangan Desa Pandan Agung Kecamatan Madang Suku II.

Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Madang Suku II, Iptu Dwi Hendro Saputra SH beserta anggota langsung meluncur ke lokasi penemuan mayat.  Di tempat kejadian perkara (TKP), saksi Yanti mengatakan,  sebelumnya korban masuk ke pasar kalangan dengan  sepeda motor matic terlihat ngebut dengan diikuti satu unit sepeda motor  Honda Mega Pro.

Tidak berapa lama, saksi mendengar teriakan korban minta tolong. Warga sekitar kemudian mendatangi dan melihat korban sudah tewas dengan sejumlah luka tusukan dan segera melaporkan kejadian ini kepada pihak yang berwajib.

“Setelah ada laporan, Kapolsek beserta anggota langsung ke TKP. Salah satu masyarakat ada yang mengenal mayat tersebut dan diketahui bernama Slamet. Setelah kita lakukan visum di Puskesmas Desa Pandan Agung, keterangan dari dokter bahwa di tubuh korban ditemukan bekas tusukan benda tajam sebanyak 9 lubang, di antaranya 6 di depan dan 3 di belakang,” kata Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya didampingi Kapolsek MDS II melalui Kasubbag Humas Iptu Yuli, Minggu (14/04).

Selanjutnya Kapolsek MDS II beserta anggota langsung melakukan penyelidikan atas penemuan mayat tersebut. Dari lokasi kejadian juga turut diamankan 1 unit motor jenis Honda Beat, 1 buah sendal warna biru, 1 buah sendal kulit warna coklat, 1 pakaian korban, 1 celana korban warna hitam, 1 buah jaket hitam korban serta 2 unit handphone. “Untuk motif kejadian belum bisa disimpulkan, karna masih dalam proses penyelidikan Polres OKU Timur,” pungkasnya. (ARD)