Waspada Bencana Tanah Longsor, Laksanakan Pembangunan Tanggul

Warga membuat tanggul sebagai antisipasi longsor di jalan desa Pulau Kemuning Kecamatan Sungai Are, Minggu (14/4). Foto: Tian/palpos.id

MUARA DUA, PALPOS.ID– Pulau Kemuning, adalah salah satu desa di Kecamatan Sungai Are yang tupografi wilayahnya berada dipinggiran sungai yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Kaur Bengkulu. Akses jalan menuju desa ini selain merupakan jalan setapak yang hanya bisa dilalui kendaraan roda dua, juga sangat rawan longsor ketika musim hujan tiba.

Akses jalan menjadi perhatian utama pemerintah desa setempat agar yang melintas merasakan aman, oleh karenanya untuk mengantisipasi longsor yang kerap terjadi di salah satu titik jalan tersebut, pemerintah desa membangun tanggul penahan. Kepala Desa Pulau Kemuning Nopriansyah Spd, mengatakan, perlunya membangun tanggul atau coran penahan di salah satu titik jalan yang di lalui, karena lokasi tersebut sangat rawan longsor, nantinya setelah selesai di bangun coran penahan, jalan tersebut akan di timbun rata agar sisi jalan yang telah tergerus bisa kembali di lalui.

“Membangun penahan jalan di salah satu lokasi yang rawan longsor tersebut sangat perlu dilakukan, karena sisi jalan yang berbatasan langsung dengan sungai semakin terkikis habis dan memakan badan jalan, kalau tidak segera di bangun lama – lama bisa habis dan jalan utama ini akan putus,” ujarnya.

Senada salah seorang pekerja yang juga warga Desa Pulau Kemuning yakni Ramsidi mengatakan jika nantinya lokasi yang di bangun corran dinding penahan tersebut setelah selesai akan di timbun agar jalan yang semula menjadi sempit karena tergerus air, bisa kembali normal.

“Kami disini sangat meng impikan jalan ini bisa di lalui kendaraan roda empat, namun belum juga terealisasi, ini saja sudah banyak jalan yang menjadi sempit karena tergerus, oleh karenanya di salah satu titik yang rawan ini kita bangun penahan, setelah itu kita timbun agar jalan kembali lebar, semoga nantinya ada pemerintah kita yang meninjau secara langsung bagaimana kondisi jalan menuju desa kami ini,” imbuhnya. (TIAN)