Bakal Hadirkan Pusat Komersil di Stasiun LRT

Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), dalam waktu akan mengkomersilkan stasiun LRT. Foto: dok/Palpos.id

PALEMBANG, PALPOS.ID –Berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan pendapatan dari Light Rail Transit (LRT) Sumsel seperti meningkatkan pengelolaan stasiun LRT dan memanfaatkan aset di luar stasiun LRT.

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), Sugiyanto didampingi Kasi Pemanfaatan Sarana Prasaran Perkeretaapian Balai Pengelolan Kereta Api Ringan Sumsel, Eben Torsa mengatakan, bahwa dalam waktu dekat stasiun LRT Sumsel akan di komersilkan.

“Sudah banyak permintaan dari berbagai pihak seperti perbankan, ritel dan makanan yang ingin memanfaatkan stasiun LRT,” ujarnya di sela acara FGD terkait transit oriented development (TOD) LRT Sumsel yang diselenggarakan Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Perhubungan di Palembang, Minggu (14/04).

Namun menurutnya, meskipun sudah banyak yang minta tetapi belum bisa direalisasikan sekarang karena masih perlu menyelesaikan sejumlah tahapan dulu untuk nantinya bisa menghadirkan pusat komersil di stasiun.

“Targetnya tahun ini, tapi kapan pastinya kita belum tahu. Namun akan kita coba kejar di semester II tahun ini, dengan harapan bisa berdampak positif terhadap peningkatan jumlah penumpang yang menggunakan moda transportasi LRT ini,” katanya.

Menurutnya, saat ini pihaknya sedang mengurus dokumen Badan Layanan Umum (BLU) di Kementerian Keuangan. Begitu BLU berdiri maka Balai Pengelola Kereta Api Ringan dapat membahas tarif sewa untuk komersialisasi aset.

“Komersialisasi aset LRT Sumsel ini berbeda dengan MRT Jakarta,  karena kalau MRT sudah dikelola oleh BUMD. Sedangkan untuk LRT Sumsel perlu dibentuk BLU dulu baru bisa bahas tarif sewa,” katanya.

Sugiyanto pun mengatakan bahwa, komersialisasi aset di dalam stasiun bisa beragam, mulai dari penamaanstasiun, tenant, ATM Center, videotrone, banner hingga stiker lift dan eskalator. Komersialisasi juga bisa diterapkan di luar stasiun, seperti iklan pada pilar, portal hingga parapet jalur LRT Sumsel. (ANA)