Bravo Polres Lahat ! Pelaku Begal Sadis yang Membunuh Kakek Uzur Berhasil Ditangkap

Wakapolres Lahat Kompol Budi Santoso, didampingi Kasatreskrim AKP Satria Dwi Darma, mereles pelaku begal, Senin (15/04).

LAHAT, PALPOS.ID – Bravo jajaran Polres Lahat. Hanya butuh waktu 34 jam, anggota Satreskrim berhasil mengungkap kasus terbunuhnya seorang kakek uzur yang diduga korban begal.

Satu pelaku begal kejam yang menewaskan Suriyanto (60) di tepi jalan Desa Sukamakmur SP3 Palembaja, Kecamatan Gumay Talang, Lahat, Sabtu (13/04) yang lalu, berhasil dibekuk.

Pelaku yang dalam aksinya sengaja menghadang korban, ketika melintas menggunakan sepeda motor jenis Honda Revo nopol BG 2143 DB, diketahui bernama Efriansyah (31) alias Popi alias Popai.

Dia ditangkap polisi berpakaian preman di kediamannya, Desa Muara Payang, Kecamatan Kikim Timur, Lahat, Senin (15/04), sekitar pukul 01.00 WIB. Popai lalu dibawa ke Polsek Kikim Tengah untuk dilakukan interogasi, dan akhirnya mengakui telah melakukan pembegalan di lokasi tersebut.

“Aksi pelaku ini dibantu rekannya bernama Didi (DPO). Barang buktinya dibawa oleh rekannya,” terang Kapolres Lahat, AKBP Ferry Harahap SIK, kemarin.

Dijelaskan, tertangkapnya pelaku begal kejam beristri tiga ini, setelah polisi menemukan sebuah tulisan dan nomor handphone di dinding dalam pondok dekat TKP tempat pelaku menunggu kedatangan korban. Setelah ditelusuri nomor tersebut milik anak tiri pelaku.

“Tulisannya, kak maaf aku lapar, aku nebang nio (kelapa red). Jadi pelaku ini rencananya, hendak menumbalkan anak tirinya,” beber Wakapolres Lahat, Kompol Budi Santoso,  didampingi Kasatreskrim, AKP Satria Dwi Darma.

Dari pengakuan pelaku, aksi itu memang sudah direncanakannya. Korban saat itu dipukul dibagian muka, mengenai kelopak mata menggunakan sebilah kayu. Lantaran berusaha melarikan diri saat dibawa ke Polres Lahat, polisi akhirnya melepaskan dua tembakan bersarang di kaki kiri pelaku.

“Kita akan melakukan pengejaran kemanapun larinya. Identitas pelaku lainnya sudah kita kantongi, anggota juga sudah kita sebar untuk menangkapnya,” tegas Budi. (ari)