Sumsel Peminjam Tertinggi, Hingga Rp 4 Miliar

Rimba Laut, Head of Public and Government Relation Akseleran dan Eben Napitupulu, VP Sales Akseleran perlihatkan aplikasi Akseleran. Foto: Istimewa/palpos.id

PALEMBANG, PALPOS.ID– Startup fintech berbasis Peer-to-Peer lending (P2P Lending) Akseleran terus memperluas akses permodalan Usaha Mikro Kecil dan Menengah maupun alternative berinvestasi di luar Pulau Jawa dengan memperkuat pasar Sumatera. Tercatat, salah satunya adalah peminjam (borrower) Akseleran di Sumatera Selatan (Sumsel) secara kumulatif mampu menjadi yang tertinggi di Pulau Sumatera hingga Maret 2019 hingga mencapai Rp 4 miliar.

Menurut Rimba Laut, Head of Public and Government Relation Akseleran, pertumbuhan Akseleran di Sumatera Selatan tidak terjadi dalam sekejap karena pihaknya secara konsisten terus bergerak memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat agar tingkat literasi keuangan mereka tentang P2P Lending semakin baik.  Sehingga akan berdampak kepada meningkatnya inklusi keuangan.

Selain dari sisi peminjam di Sumsel menjadi yang tertinggi di Pulau Sumatera, juga dari sisi pemberi dana pinjaman (lender) termasuk dalam tiga besar setelah Sumatera Utara dan Riau. “Dari jumlah pinjaman yang diterima di Sumsel secara kumulatif telah mencapai hampir sebesar Rp 4 Miliar. Sedangkan dari jumlah pemberiandana, katanya, menembus sekitar Rp7 miliar,” ujarnya.

Lanjut Rimba, pencapaian ini merupakan bentuk kepercayaan masyarakat terhadap Akseleran yang terus meningkat seiring dengan layanan terbaik yang selalu diutamakan khususnya perlindungan terhadap konsumen. “Karena selain sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Akseleran pun sudah tersertifikasi oleh ISO 27001 full scope. Kami optimistis, pertumbuhan di Sumsel baik dari sisi peminjam maupun pemberi dana pinjaman dapat meningkat dua hingga tiga kali lipat di akhirtahun 2019,” tuturnya.

Tumbuhnya bisnis Akseleran di Sumsel, lanjut Rimba, dapat turut mendorong pertumbuhan secara nasional hingga akhir tahun ini. “Akseleran menargetkan realisasi total penyaluran pinjaman di Indonesia mencapai sebesar Rp1 triliun dengan jumlah pemberi dana pinjaman bertambah hingga 100 ribu,” jelasnya.

Sementara itu, Eben Napitupulu, VP Sales Akseleran, menjelaskan saat ini jumlah pemberidana di Akseleran sebanyak 85 ribu yang sudah tersebar dari Aceh hingga Papua. Adapun kisaran usia pemberi dana di Akseleran secara jumlah terbesar, direntang usia 26-45 tahun dengan rata-rata dana yang diinvestasikan Rp14 juta. “Sedangkan secara nilai memiliki usia diatas 45 tahun dengan rata dana yang diinvestasikan sebesar Rp 200 juta. Maka, sacara kumulatif, Akseleran telah menyalurkan total pinjaman kepada para pelaku usaha di Indonesia sebesar Rp415 miliar per awal April 2019 kesebanyak 800 pinjaman,’ terang Eben.

Masih dikatakan Eben, yang menarik lainnya adalah khusus masyarakat di Sumsel, diaman pihaknya memberikan kode promo PALEMBANG100 sehingga bisa mendapatkan saldo gratis investasi sebesar Rp100 ribu dimana saldo tersebut tidak bisa langsung ditarik tetapi harus diinvestasikan terlebih dahulu. “Agar semakin banyak masyarakat memahami dengan baik adanya alternative investasi yang aman, mudah, dan menguntungkan melalui P2P Lending Akseleran,” tutupnya. (HAR)