Tuntaskan Sebelum H-5 Lebaran

Plt Kepala Dinas PUBM-TR Provinsi Sumsel, Ir Darma Budhy saat diwawancarai awak media di kantornya, Senin (6/5). Foto: Ana/palpos.id

Jalan Rusak Berat

PALEMBANG, PALPOS.ID– Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang (PUBM-TR) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menargetkan jalan rusak berat yang ada di provinsi sumsel akan tuntas sebelum H-5 Lebaran. Hal ini diungkapkan Plt Kepala Dinas PUBM-TR Provinsi Sumsel, Ir Darma Budhy saat diwawancarai di kantornya, Senin (6/5).

Budhy mengatakan, pihaknya akan menuntaskan jalan rusak berat yang ada di beberapa ruas jalan Provinsi Sumsel khususnya di daerah OI, OKU, dan OKU Timur sebelum H-5 Lebaran. “Ada 15 paket pengerjaan jalan yang rusak berat kita prioritaskan yang akan dituntaskan sebelum H-5 lebaran,” katanya.

Adapun 15 paket pengerjaan jalan yang rusak berat tersebut diantaranya yaitu peningkatan jalan SP Kepuh-Kurungan Nyawa, peningkatan jalan Kurungan Nyawa-Gumawang, peningkatan Kurungan Nyawa-Gumawang (DAK), peningkatan jalan Gumawang-Petanggan, pemeliharaan berkala BTS OKI-SP Kepuh, pemeliharaan berkala Kurungan Nyawa-Martapura, peningkatan jalan Batas Kabupaten OI-Lubuk Batang, peningkatan jalan Muara Dua-Kota Batu-Batas Provinsi Lampung. “Kemudian, peningkatan dan pelebaran jalan Sekayu-Batas Muara Enim, peningkatan jalan Tanjung Raja-SP Tambang Rambang, peningkatan jalan SP Tambang Rambang-Batas OKU, peningkatan jalan SP Sugi Rawas-Batas Lahat, peningkatan jalan Muara Siban-SP Embacang, peningkatan jalan SP Periuk-Tugumulyo-Terawas, peningkatan jalan Terawas-Taba Tinggi-Maur,” ujar Budhy.

Budhy menjelaskan, untuk saat ini 15 paket pengerjaan jalan yang rusak berat tersebut untuk pengerjaannya sudah mencapai 10 persen. “15 paket jalan ini sudah layak nantinya untuk dilalui sebelum lebaran, memang untuk pengaspalan belum dilakukan sebelum lebaran nanti kemungkinan baru dilakukan setelah lebaran. Intinya, sebelum lebaran bisa layak dilalui saja dan tidak menyebabkan kemacetan arus mudik,” jelasnya.

Lebih lanjut diungkapkannya, adapun dana yang dikeluarkan pihaknya untuk 15 paket pengerjaan jalan yang rusak berat tersebut yaitu sebesar Rp364 miliar. “Total anggaran untuk perbaikan jalan tersebut sebesar Rp364.109.490.000 atau sekitar sepertiga dari total anggaran perbaikan jalan tahun ini yang mencapai Rp1 triliun,” ungkap Budhy

Budhy menambahkan, selama masa perbaikan pihaknya akan memasang spanduk peringatan bagi pengguna jalan. “Agar bisa berhati-hati saat melintas. Apalagi saat mudik mendatang volume kendaraan penumpang pasti akan meningkat. Kami harap pengendara bisa lebih waspada,” katanya. (ANA)