Massa PKS Datangi Bawaslu Sumsel

Puluhan massa dari PKS mendatangi kantor Bawaslu Sumsel, untuk mendesak lembaga pengawas pemilu itu untuk menindaklanjuti dugaan kecurangan di Empat Lawang dan Banyuasin. Foto: Istimewa/palpos.id

Desak Proses Dugaan Kecurangan

PALEMBANG, PALPOS.ID– Puluhan massa dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sumsel menggelar demo di Kantor Bawaslu Sumsel di Jalan OPI Jakabaring. Keadatangan mereka tidak lain untuk mendesak Bawaslu memproses dugaan kecurangan rekapitulasi Pileg, di KPUD Empatlawang, dan PPK Talangkelapa Banyuasin, Selasa (7/5).

Dalam aksinya, massa yang diiringi beberapa motor dan mobil pickup ini, membawa sepanduk dan kertas karton bertuliskan protes terhadap penyelenggara, terkait banyaknya kecurangan yang terjadi.

Wakil Ketua DPW PKS Sumsel, Askweni dalam orasi politiknya menyebutkan adanya dugaan kecurangan yang dilakukan oknum penyelenggara pemilu di Empatlawang, dan PPK Talangkelapa Banyuasin.

Untuk itu, Askweni mendesak Bawaslu Sumsel, segera memproses kecurangan yang dilakukan oleh penyelenggara pemilu di Sumsel, baik tingkat TPS, Desa, PPK dan KPU.

Menurutnya banyak kecurangan yang terjadi pemilu serentak di Sumsel, namun yang didapati kecurangan secara terstruktur, sistimatis dan massive terjadi di kabupaten Empat Lawang. Dimana hampir semua PPK suara partai mengalami perubahan, ada partai suaranya berkurang, ada partai suaranya bertambah.

Sehingga PKS yang dipastikan mendapatkan kursi DPR RI di dapil Sumsel II tersebut hampir hilang kursinya, selain itu kursi PKS untuk DPRD Sumsel di dapil Empat Lawang namun karena kecurangan dan bertambahnya suara dari parpol lain sehingga PKS tereliminasi dari caleg DPRD Sumsel.

Kita tidak bisa diam lebih baik kita mati dari pada Indonesia ini ditegakkan dengan kecurangan dan ketidakadilan, tidak ada gunanya kita hidup di NKRI ini  kalau semua kecurangan, kezoliman sudah terjadi dimana, kita tidak akan meninggalkan generasi yang tertindas, rakyat yang sengsara, orang yang kuat semena-mena, hukum dilanggar, undang-undang di lecehkan, kita tidak mau seperti itu, kami akan terdepan untuk menegakkan keadilan,” katanya.

Kecurangan di PPK Talang Kelapa, Banyuasin menurutnya harus ditindaklanjuti Bawaslu Sumsel karena ada penggelembungan suara  pada caleg dan partai tertentu. “Saya Askweni Wakil Ketua DPW PKS meminta Bawaslu untuk memproses DA1 tidak sesuai dengan C1 kita baik untuk DPR RI dan Provinsi di Empatlawang maupun di PPK Talangkelapa Banyuasin. Penggelembungan luar biasa puluhan ribu suara. Soal partai yang bermain kami tidak mau sebut.Kami menjaga kode etik. Cukup Bawaslu yang tahu,” kata Askweni yang juga anggota Fraksi PKS DPRD Sumsel.

Perwakilan massa pendemo kemudian diterima Ketua Bawaslu Sumsel Iin Irwanto ST MM didampingi pimpinan lainnya Iwan Ardiansyah, Junaidi dan Plh Kasek Bawaslu Karlisun. “Kami menerima secara terbuka dari jajaran PKS. PKS sudah memasuikan laporannya. Kami secepatnya akan memproses dan memeriksa alat bukti. Persidangannya terbuka. Kecurangannya ada perbedaan hasil TPS dengan kecamatan. Kami sudah minta PKS melengkapi C1 dan DA1 ada sampling setiap kecamatan. Kami akan jadi penengah dan memutuskannya dan putusan kami nanti harus dijalankan,” katanya.

Mestinya kata Iin, ketika ada perbedaan. Dibuka C1 plano. Kalau masih diadakan PSU maksimal 5 hari setelahnya. Inilah yang sering tidak diindahkan permintaan saksi. “Kedepannya akan jadi pelajaran kita semua. Sanksinya perbaikan prosedur. Kalau terbukti tidak melakukan prosedur kita akan minta buka C1 plano. Teguran bahkan DKPP terkait kode etik,” katanya.

Selama aksi massa dikawal aparat kepolisian dan TNI. Massa tertahan di jalanan OPI menuju kantor Bawaslu Sumsel, sehingga petugas kepolisian mengalihkan arus lalu lintas ke jalur kanan. Pagar Kantor Bawaslu ditutup dan dijaga petugas.(OPA)