Target Kumpulkan Rp3,5 Triliun Zakat

JAKARTA, PALPOS.ID – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menjadikan bulan Ramadan sebagai momentum untuk penghimpunan zakat sebanyak-banyaknya.

Direktur Utama (Dirut) Baznas Arifin Purwakananta menuturkan target penghimpunan zakat selama Ramadan tahun ini mencapai Rp3,5 triliun.

Arifin menjelaskan target pengumpulan atau penghimpunan Rp3,5 triliun tersebut adalah capaian nasional. Artinya tidak hanya dari Baznas pusat saja. Tetapi juga Baznas di daerah serta lembaga amil zakat (LAZ) selain Baznas.

“Untuk Baznas pusat sendiri, targetnya selama Ramadan ini Rp85 miliar,” kata Arifin di kantor Baznas Pusat di Jakarta kemarin (8/5).

Arifin menjelaskan tahun lalu raihan pengumpulan zakat saat bulan puasa oleh Baznas pusat mencapai Rp65 miliar.

Dia optimis target pengumpulan Rp 85 miliar bisa terpenuhi selama bulan Ramadan ini. Untuk mencapai target tersebut, Baznas terus mengkampanyekan bahwa bulan Ramadan adalah saat yang tepat untuk ibadah zakat.

Selain itu Arifin mengatakan bahwa Baznas telah bekerjasama dengan Ditjen Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Dengan adanya kerjasama ini, Baznas bisa mendapatkan akses nomor induk kependudukan (NIK) yang ada di Ditjen Dukcapil Kemendagri.

Melalui akses NIK tersebut diharapkan penghimpunan zakat oleh Baznas bisa semakin maksimal. Selain itu bisa membuat penyaluran zakat semakin tepat sasaran. Arifin juga mengatakan melalui akses NIK itu diharapkan tidak terjadi kondisi dobel pemberian zakat kepada orang yang sama.

Direktur Jenderal Dukcapil Kemendagri, Zudan Arif Fakhrulloh mengatakan, pemanfaatan database penduduk harus dilakukan dengan baik. Tujuannya untuk kemaslahatan umat, meningkatkan perekonomian, dan kesejahteraan para mustahik.

“Database ini dapat mengetahui kondisi ekonomi seseorang. Apakah perlu diberi bantuan zakat atau tidak,” katanya. Selain itu juga dapat diketahui kondisi kedermawanan seseorang. Dia menegaskan data terjamin aman dan rahasia. (fan/wan/ful)