Kapolda Pantau Rekapitulasi Empat Lawang

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Zulkarnaen Adi Negara bersama dengan Komandan Korem (Danrem) 044 Garuda Dempo (Gapo) Kol Arhanud Sonny Septiono saat mendatangi KPU Sumsel, Jumat (10/5). Foto: Opa/palpos.id

PALEMBANG, PALPOS.ID– Pelaksanaan rekapitulasi suara di tingkat KPU Sumatera Selatan (Sumsel), mendapat pengawasan dari aparat kepolisian dan TNI. Bahkan Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Zulkarnaen Adi Negara bersama dengan Komandan Korem (Danrem) 044 Garuda Dempo (Gapo) Kol Arhanud Sonny Septiono turut turun kelapangan untuk memantau jalannya rekap suara dilokasi tersebut.

Kapolda menyampaikan pelaksanaan rekapitulasi di hari kedua berlangsung lancar, baik di lantai dua yang di lakukan KPU Sumsel maupun lantai dasar, yang di lakukan KPU Empat Lawang. Namun untuk KPU Empat lawang, terdapat persoalan di tingkat PPK Lintang Kanan, dan PPk Talang Padang yang harus di koreksi.

Sehingga rekap suara di pindahkan Ke KPU Sumsel, karena sempat terjadi kericuhan saat rekapitulasi di kabupaten Empat Lawang. “Kita dapat informasi dari penyelenggara provinsi maupun pengawasnya dan memang banyak hal yang sangat disesalkan, yang tidak dilaksanakan oleh penyelenggara ditingkat desa, maupun kecamatan khususnya di Talang Padang, dan Lintang Kanan. Alhamdulilah sudah di koreksi dan diambil alih penghitungannya,” kata Kapolda.

Kapolda bersama Danrem mengharapkan proses rekapitulasi suara ini harus di lakukan penyelenggara dengan adil jujur dan transparan serta terbuka karena jika itu dilakukan sehingga pihaknya menjamin 70 persen proses penyelenggaraan pemilu aman tentram dan damai.

“Kalau benar-benar mereka melaksanakan tugas sesuai dengan ketentuan, maka tidak akan protes. Ternyata kan selama ada masalah, mohon maaf seperti di Empat Lawang sendiri di Pali, di Muratara. Semua itu disebabkan panitiannya yang tidak fair, sehingga mereka menuntut macam-macam, jadi tidak juga bisa di persalahkan kepada masyarakat atau calegnya. Insya Allah hari ini dan selanjutnya kita bermohon dan berdoa, kami dari TNI /Polri sangat konsen untuk mengamankan ini, karena ini harkat dan martabat wilayah kita,” jelasnya.

Untuk mengamankan rekap suara di KPU Sumsel ini, TNI/Polri telah menurunkan sekitar 800 orang personil. (OPA)