Lebih dari Separuh Incumbent Tumbang

Suasana pleno rekap suara di KPU Sumsel beberapa waktu lalu. Foto: Istimewa/palpos.id

PALEMBANG, PALPOS.ID– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumsel telah melakukan pleno rekapitulasi suara untuk tingkat provinsi. Dari sana diketahui lebih dari separoh  calon petahana anggota DPRD Sumsel terdepak dari gedung dewan.

Berdasarkan rekapitulasi hasil DC1 KPU Sumsel, hanya 29 anggota DPRD Sumsel periode 2014-2019 yang bisa bertahan, dan kembali terpilih sebagai anggota dewan. Ke-29 Caleg incumbent itu yakni H Chairul S Matdiah SH MHKes, Mgs H Syaiful Padli ST MM, Hj RA Anita Noeringhati SH MH, H Kartak SAS, DR H Budiarto Marsul MSi, Ir H Zulfikri Kadir, M Yansuri SIP, Ike Mayasari, Askweni, Ali Imron, Lindawati Syarofi, Nilawati, Sarnubi, Efrans, Susilawati, Iwan Hermawan ST, Tina Malinda, Asgianto, Medi Basri, Rizal Kennedi, Holda, Hasbi Assidiqie, Gani Subit, HM Subhan, Kartika Sandra Desi, Nadia Basyir, Nasrul Halim, Maliono, MF Ridho ST MM.

Menanggapi kondisi tersebut, Pengamat Politik Sumsel, Bagindo Togar Butar-butar mengatakan, seperti yang pernah diungkapkan sebelumnya, kalau pemilu sekarang ini bukan hanya membutuhkan jaringan yang kuat saja, tetapi aspek kafitalistiknya juga harus lebih kuat. “Incumbent yang sudah terkenal dan sering turun kelapangan, bisa kalah dengan orang yang tidak terkenal tetapi mempunyai kekuatan finansial dan dukungan jaringan kekerabatan cukup besar. Sehingga sangat wajar bila dipemilu 17 April lalu, banyak caleg incumben yang tumbang,” katanya.

Dengan banyaknya wajah baru yang duduk di legislatif, Bagindo berharap agar mereka semua segera mendapatkan pemahaman tentang tugas dan fungsi DPRD, seperti tugas pengawasan, anggaran dan legislasi. Karena 3 tugas pokok dewan ini sangat berat. “Eksekutif tidak bisa hanya dianggap sebagai mitra yang stratgeis, karena bisa menimbulkan transaksional. Tetapi dewan juga harus jadi mitra kritis eksekutif, sehingga apaun kebijakan dan program yang akan ditawarkan oleh eksekutif harus benar-benar diplototi, dan di kritisi oleh dewan. Sehingga  kebijakan itu benar-benar berpihak kepada rakyat,” katanya.

Sedangkan  Hermawan ST dari Fraksi Hanura DPRD Sumsel, Caleg incumbent DPRD Sumsel yang kembali terpilih mengaku bersyukur karena kembali mendapat kepercayaan dari masyarakat. “Selamat untuk yang sudah terpilih memastikan dari hasil DC1 KPU Sumsel. Terhadap incumbent selamat karena pertarungan untuk Pileg 2019 ini suasana aroma persaingannya lebih keras. Untuk kawan-kawan incumbent yang belum terpilih bersabar. Demokrasi ini ada menang dan ada kalah,” katanya.

Masuknya 29 Caleg incumbent ini mengalami peningkatan dibandingkan dengan pada Pileg 2014 lalu hanya 25 orang incumbent yang kembali terpilih. Dari perolehan kursi Partai Golkar ada 13, PDIP ada 11, Partai Gerindra ada 10, Partai Demokrat ada 9, PKB ada 8, PKS ada 6, Partai Nasdem ada 6, PAN ada 5, Partai Hanura ada 3, Perindo ada 3, PPP ada 1. (OPA)

Adapun nama Caleg yang lolos dapil Palembang 1 meliputi :

  1. Prima Salam SH (Gerindra) 24.309 suara
  2. Dedi Sipriyanto SKom MM (PDIP) 30.608 suara
  3. H Chairul S Matdiah SH MHKes (Demokrat) 21.636 suara
  4. Mgs H Syaiful Padli ST MM (PKS) 14.738 suara
  5. Hj RA Anita Noeringhati SH MH (Golkar) 16.801 suara
  6. H Kartak SAS SE (PKB) 16.482 suara

Dapil Palembang 2 meliputi :

  1. Tamtama Tanjung (Demokrat) 24.804 suara
  2. DR H Budiarto Marsul SE MSi (Gerindra) 25.737 suara
  3. Ir H Zulflkri Kadir (PDIP) 11.783 suara
  4. M Yansuri SIP (Golkar) 14.257 suara
  5. Anwar Al Syadat SSi MSi (PKS) 9.165 suara
  6. H Nopianto SSos MM (Nasdem) 14.818 suara
  7. Antoni Yuzar (PKB) 13.644 suara

Dapil 3 meliputi:

  1. Meli Mustika (PDI Perjuangan)
  2. Ike Mayasari (PDIP)
  3. Muchendi (P Demokrat)
  4. Kanovriyandi (P Demokrat)
  5. Raden Gempita (Gerindra)
  6. Junaidi (PAN)
  7. Nawawi (Golkar)
  8. Sri Sutandi (Nasdem)
  9. Meri (PKB)
  10. Askweni (PKS)
  11. Ali Imron (Hanura)
  12. Ahmad Firdaus Ishak (perindo)

Dapil 4 Perolehan suara DPRD Prov Kab OKUT:

  1. Azmi shofix (Demokrat)
  2. Lindawati (Golkar)
  3. Nilawati (PKB)
  4. Syarnubi (PDIP)
  5. Efrans (GERINDRA)
  6. Syahrudin (Perindo)

Dapil 5 (OKU- OKUS)

  1. Heru Prayogo (Golkar)

2. Yenny Elita (Nasdem)

3. Susilawati (Gerindra)

4. Fathan (PKB)

5. Iwan Hermawan (Hanura)

6. Tina Malinda (PDIP)

7. Andie Dinaldie (Golkar)

Dapil 6 (PALI-Prabu-Muaraenim)

  1. Giri Ramanda (PDIP)

2. Asgianto (Gerindra)

3. Lia Anggaraini (Demokrat)

4. Medi Basri (Golkar)

5. Firdaus (PKS)

6. Hj Nurhilyah (PKB)

7. Rizal kennedy (PPP)

8. Syamsul Bahri (Nasdem)

Dapil 7 Lahat-Pagar Alam- Empatlawang

  1. Oktafiansyah (PKB)
  2. David Aljufri (Golkar)
  3. Alfarenzi Panggarbesi (Hanura)
  4. Juanda Hanafiah (PAN)
  5. Hasbullah (PDIP)
  6. Aswari Rivai (Gerindra)
  7. Holda (Demokrat)
  8. Rudi Hartono (Perindo)

Dapil VIII Mura- Muratara- Linggau

  1. Rita Suryani (PDIP)
  2. H Burlian Gerindra)
  3. Hasbi Assidiqie (Golkar)
  4. Novian Fauzi (Nasdem)
  5. HA Gani Subit (Demokrat)
  6. HM Subhan (PKS)
  7. H Toyeb (PAN)

Dapil Sumsel IX Muba

  1. Tamrin (Golkar)
  2. Susy Imelda (PDIP)
  3. Kartika Sandra Desi (Gerindra)
  4. Abu Sari (PAN)
  5. Ahmad Toha (PKS)
  6. Fatra Radezayansah (Golkar)

Dapil X Banyuasin

  1. Nadia Basyir (Golkar)
  2. Susanto Adjis (PDIP)
  3. Muhammad Yaser (PAN)
  4. Nasrul Halim (PKB)
  5. Maliono (Gerindra)
  6. MF Ridho ST MM (Demokrat)
  7. Herman (Nasdem)
  8. Marzuki (Golkar)