Diduga Tabung Gas Meledak, Belasan Rumah Hangus Terbakar

Petugas PBK dan warga memadamkan sisa kebakaran, Rabu (15/05). Foto: Mizon/Palpos.id

PALEMBANG, PALPOS.ID- Kebakaran hebat menghanguskan belasan rumah terjadi di Jalan Paqih Usman, RT 18 Lorong Hijrah, Kelurahan I Ulu, Kecamatan SU I Palembang, Rabu (15/05), sekitar pukul 08.30 WIB.

Data yang dihimpun, terdapat 9 rumah dan 4 pintu bedeng, hangus dilahap si jago merah hanya dalam waktu sekitar 1 jam. Api berhasil dipadamkan oleh 7 unit mobil pemadam kebakaran dibantu satu perahu motor sungai. Belasan kepala keluarga (KK), kehilangan tempat tinggal.

Yang Cik (66), pemilik bedeng 4 pintu yang ludes terbakar mengatakan, pada saat kejadian dia sedang mencuci di sungai yang tak jaub dari lokasi kebakaran.

“Kata warga, kebakaran ini gara-gara tabung gas meledak dari salah satu rumah yang terbakar,” katanya di lokasi kebarakan.

Senada dikatakan penghuni salah satu bedeng yang terbakar, Meliwati (55), saat itu dia bersama cucunya sedang berada di depan jalan, dan tiba-tiba terdengar suara ledakan dari arah tempat tinggalnya.

“Saya lagi sama cucu, tiba-tiba terdengar suara ledakan, gelantum bunyinya seperti itu. Lalu api membakar salah satu rumah, sampai akhirnya habis semua seperti ini,” jelasnya.

Tidak ada satupun harta benda milik para korban yang berhasil di selamatkan. Untuk itu, Meliwati berharap agar secepatnya ada bantuan dari pihak pemerintah.

“Habis semua, Pak. Kami minta bantaun, bagaimana kami ridur, makan dan beraktivitas,” ucapnya.

Di lokasi yang sama, Lurah I Ulu, Siska Maylina SE MM mengatakan, ada sekitar 13 rumah yang hangus dalam musibah kebakaran ini.

“Info sementara yang kami dapat, ada 9 rumah dan 4 pintu bedeng yang terbakar. Katanya karena ada tabung gas meledak dari salah satu rumah warga. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini,” jelasnya.

Dikatakan Siska, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan pemerintah terkait, untuk mendirikan posko bantuan dan dapur umum bagi para korban kebakaran.

“Sebelum posko didirikan, untuk sementara korban tinggal atau ditampung di rumah keluarga atau kerabat terdekatnnya,” ujarnya. (Zon)