Petani Tewas Ditembak

Jenazah Hardi tergelak di areal perkebunan, kemarin. Foto: Istimewa/palpos.id

MUBA, PALPOS.ID– Warga Kecamatan Tungkal Jaya Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) mendadak gempar. Pasalnya ditemukan sosok mayat tergeletak di perkebunan sawit milik Mujiono, warga Dusun 1 Desa Sinar Tungkal, Kecamatan Tungkal Jaya, Senin (20/05), sekitar pukul 10.00 WIB.

Belakangan diketahui korban bernama Hardi Suwondo (35), warga Desa Simpang Tungkal, Kecamatan Tungkal Jaya. Korban mengalami luka tembak di dada sebelah kiri tembus belakang.

Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti SE MM melalui Kapolsek Tungkal Jaya Iptu Herman Junaidi didampingi Kanitreskrim Ipda Apriansyah mengatakan peristiwa bermula saat korban pergi  ke kebun karet guna menyadap. “Jadi dia ini nyadap di kebunnya. Kemudian sekitar jam 10 pagi, iparnya bernama Mukhlisin mau pulang dari menyadap. Nah, di tengah jalan dia melihat korban tergeletak di pinggir jalan,” katanya

Lanjutnya, setelah didekati korban tidak juga terbangun. Lalu,  dia  melapor ke keluarga dan warga yang selanjutnya melapor ke Mapolsek Tungkal Jaya. Setelah dilakukan pemeriksaan medis, ditemukan 11 lubang diduga akibat luka tembak. “Itu sepertinya ditembak dengan kecepek, satu tembakan tapi pelurunya banyak. Cuma kita gak bisa ngecek pelurunya apa, karena keluarga menolak diotopsi, jadi hanya visum,” ungkapnya.

Disinggung apa motifnya, dijelaskan Apriansyah hingga saat ini masih dalam penyelidikan. “Korban dikenal cukup baik dan tidak ada masalah. Apakah ada masalah lain di luar baik dengan orang lain atau soal hutang, kita belum tahu. Karena keluarganya belum kita periksa. Kemungkinan besok kita periksa,” pungkasnya.

Sementara itu, di lokasi kejadian ditemukan barang bukti 1 unit kendaraan sepeda motor jenis Honda Mega Pro warna hitam, tas dukung warna loreng berisikan alat pahat, jeriken kecil air minum, tas selempang warna loreng berisikan Hp  Advan.

Kades Sinar Tungkal, Indra membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. “Namun di wilayah perbatasan, hanya saja saya tidak ke lokasi mas. Selain itu korban bukan warga kita. Dia warga Simpang Tungkal,” jelas  Indra. (ROM)