Operasi Pasar Diserbu Pembeli

Wabup Banyuasin H Slamet menyerahkan paket sembako secara simbolis, Rabu (30/05). Foto : Mal/palpos.id

BANYUASIN, PALPOS.ID- Wakil Bupati Banyuasin H Slamet SH didampingi Kepala Dinas Koperindag dan UKM Drs Lukman MM, Rabu (29/05), membuka Operasi  Pasar (Opas) di Kota Pangkalan Balai. Opas hasil kerjasama dengan Bulog Divre Sumsel Babel ini disambut warga ibu kota cukup antusias.

Wabup menegaskan, Opas bertujuan membantu masyarakat ekonomi lemah, supaya mendapatkan barang kebutuhan pokok dengan harga relatif lebih murah daripada harga pasar. Adapun komoditi yang disediakan seperti beras medium, premium dan pandan wangi. Tepung terigu, minyak goreng, gula pasir dan daging kerbau beku.

“Ini merupakan solusi yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Banyuasin untuk menekan lonjakan harga, terutama bahan pokok di pasaran selama bulan Ramadhan 1440 Hijriyah. Sekaligus membantu masyarakat yang kurang mampu, supaya meringankan beban dalam membeli kebutuhan sehari-hari,” ungkap Wabup kepada palpos.id.

Sementara itu, Kepala Dinas Koprindag dan UKM Banyuasin Drs Lukman MM menyatakan, Opas bertujuan menormalisasi harga sembako menjelang hari raya. “Jangan sampai kekurangan stok, selanjutnya menekan harga eceran jangan sampai lebih tinggi dari harga bulog,” tegas dia.

Adapun harga jual sembako dalam operasi pasar, seperti beras medium 5 kilogram Rp 45 ribu. Beras medium 10 kilogram Rp 89 ribu, beras premium 5 kilogram Rp 55 ribu, beras Premium 10 kilogram 105 ribu. Minyak goreng fortune 1 liter Rp 11 ribu, gula pasir kemasan polos 1 kilogram 11 ribu, tepung mila 1 kilogram Rp 9 ribu dan daging kerbau beku Rp 80 ribu perkilogram

Eva, salah satu pembeli sembako mengatakan pasar murah cukup membantu. Pasalnya beberapa harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan, sejak memasuki bulan Ramadan tahun ini. “Jangan hanya digelar bulan puasa, tapi juga di saat harga melonjak,” harap dia.

Risma, salah satu pembeli daging kerbau mengaku, harga daging yang dijual jauh dari harga di pasar menguntungkan ibu-ibu rumah tangga. Apalagi daging sapi di pasaran seperti Pangkalan Balai, kini masih berada di level harga Rp 120-140 ribu per kilogram.

“Kita bisa beli sampai dua kilogram, tentu mencukupi kebutuhan protein hewani menjelang Idul Fitri. Semoga H-2 lebaran, ada operasi pasar murah khusus daging dari Bulog,” harap dia. (MAL)