Transportasi Online

PALEMBANG, PALPOS.ID – saat ini transpotasi online memang masih menjadi pilihan bagi masyarakat untuk moda transpotasi, salahs atunya Grab dan Gojek. Untuk itu Grab memberikan lima tips untuk tetap menjaga keamanan dan keselamatan penumpang yang juga menjadi salah satu perhatian utama para pemangku kepentingan di industri ini.

Dikatakn Grab Indonesia, sampai saat ini pun kasus yang terjadi pada dua pemain utama transportasi online, Grab dan Go-jek kerap terjadi, mulai dari tindak kekerasan, pelecehan seksual, perampokan, dan lainnya. Korbannya tidak hanya penumpang tadi juga mitra pengemudi. Pemerintah dan LSM kerap mengingatkan kepada para aplikator untuk memperbaiki sistem mereka, mulai dari rekrutmen pengemudi sampai aplikasi yang digunakan.

Grab dan Go-jek pun juga tak henti melakukan terobosan dan inisiatif untuk meningkatkan keamanan dan keselamatan para pengguna dan mitra pengemudi. Sebutlah Grab yang terus berinovasi dengan menambah fitur-fitur untuk keamanan dan keselamatan para penggunanya. Seperti yang tercantum di situs grab.com, untuk masalah keamanan Grab menerapkan tiga pilar yakni Pencegahan, Perlindungan dan Tindakan. Pemeriksaan latar belakang pengemudi, otentikasi foto pengemudi, tombol darurat, sampai layanan pelanggan 24/7, adalah beberapa contoh inisiatif pada pilar-pilar tersebut.

Berikut beberapa contoh fitur pada aplikasi yang dibuat demi kenyamanan dan keamanan ketika menggunakan Grab. Yakni Multistops dimana pengguna Grab dapat menggunakan fitur ini untuk bisa pergi ke dua lokasi dalam satu kali pesanan perjalanan, jadi bisa lebih hemat.

Lalu gunakan Rute Ganjil Genap, dimana penumpang yang berdomisili di Jakarta, aplikasi Grab punya sistem cerdas yang bisa mengetahui apakah lokasi yang akan dituju melewati rute ganjil genap , lalu akan mencarikan mobil dan rute yang sesuai. Jadi tidak perlu khawatir order kita di-cancel oleh driver karena plat mobilnya tidak sesuai.

Lalu Ubah Tempat Tujuan yang sudah dalam perjalanan dengan Grab tapi tiba-tiba ingin mengubah tujuan? Tidak usah khawatir, dengan Grab kamu punya kesempatan untuk mengubah tempat tujuanmu. Jangan khawatir, biaya akan disesuaikan secara otomatis oleh sistem.

Ada lagi yakni SOS, dengan fitur ini pengguna bisa menghubungi orang terdekat jika merasa terancam atau dalam keadaan bahaya. Pengguna cukup menekan tombol emergency yang ada di pojok kanan atas. Tapi sebelumnya pengguna harus mendaftarkan nomor kontak darurat yang bisa dihubungi pada menu Account -> Emergency.

Kemudian, Share My Ride, yang merupakan fitur pemberi lokasi perjalanan kepada anggota keluarga atau teman secara real-time jadi mereka tidak perlu khawatir akan keberadaan pengguna. Sistem juga akan mengirimkan notifikasi apabila penumpang terlambat sampai tujuan.

Dari beberapa inovasi di atas, Grab juga mengingatkan tindakan pencegahan yang paling sederhana yaitu memeriksa apakah nomor plat dan pengemudi yang datang sesuai dengan yang ada di aplikasi. Penumpang diminta tidak ragu untuk membatalkan pesanan jika identitas pengemudi dan nomor plat kendaraan tidak sesuai. (rel)