Gara-gara Kerupuk, Pasutri Diancam Akan Dibunuh

Johan dan Elis ketika membuat laporan ke SPKT Polresta Palembang, Sabtu (1/6). Foto: Mizon/Palpos.id

PALEMBANG,PALPOS.ID – Hanya gara-gara tidak senang ditagih hutang dagangan kerupuk oleh pasangan suami istri, Johan (43) dan Elis (38), warga Jalan Karya Baru, Kelurahan Karya Baru, Kecamatan Alang Alang Lebar, Palembang. Membuat Riki (30), warga yang sama, mengancam akan membunuh keduanya sambil mengacungkan sebilah senjata tajam jenis pisau.

Merasa keselamatannya terancam, akhirnya pasutri ini melaporkan Riki ke SPKT Polresta Palembang, Sabtu (01/06). Kepada petugas, Johan menuturkan kejadiannya bermula ketika ia dan istrinya mendatangi terlapor ke toko kerupuk miliknya di Perumahan Opi, Jalan Opi Raya, Keluraharan 15 Ulu, Kecamatan Jakabaring Palembang, untuk menangih hutang kepada terlapor.

“Kami awlanya mendatangi dia untuk menangih uang dagangan kerupuk sebesar Rp16 juta. Tapi dia malah marah-marah kepada istri saya karena belum bisa bayar. Namun istri saya masih tetap menagih uang tersebut, hingga terlapor akhirnya membayarnya,” jelasnya.

Namun, saat mereka mau pulang, terlapor tiba-tiba marah dan mengancam Elis seraya mengatakan ‘kubunuh kau’ sambil mengcungkan pisau ke arah pelapor.

“Untungnya kami tidak menghiraukannya, dan langsung pergi. Lalu kami melapor ke Polresta Palembang,” katanya.

Terkait laporan ini, Kepala SPKT Polresta Palembang, AKP Heri membenarkan adanya laporan korban terkait pengancaman dengan senjata tajam tersebut.

“Benar kedua korban telah membuat laporan di SPK, laporannya sudah kita terima dan akan segera ditindak lanjuti oleh unit Reskrim,” ungkapnya. (ZON)