Sebanyak 12 pemudik memutuskan bermalam di kantor polisi, foto : Maryati/palpos.id

LUBUKLINGGAU, PALPOS.ID  – Merasa diikuti oleh Orang Tidak Dikenal (OTD), 12 pemudik memilih berhenti dan melapor ke Polsek Lubuklinggau Utara.

Sebanyak 12 orang pemudik ini, Fernando Christian (22), Trio Wibowo (23), Yudi Anggoro (21), Budi Utomo (23), Febri Dwi Nugroho (20), Kasim (20), Suseno (21), Raudhatul Jannah (23), Nurrahmat Imam Prasetyo (22), Budi Santoso (20),  Yudi Anggoro (21) dan Faisal (19), semuanya petani sawit di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi.

Pemudik ini melapor Senin (10/6), sekitar pukul 20. 15 WIB.

Kapolsek Lubuklinggau Utara, AKP Horison Manik menjelaskan kronologis kejadian. Berawal ketika 12 orang pemudik asal Jambi ini berlebaran di tempat keluarganya di Bengkulu.

Rencananya mereka hendak kembali lagi ke Tanjung Jabung Timur-Jambi dengan konvoi mengendaraai 10 sepeda motor.

Dalam perjalanan, para pemudik ini singgah di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Megang, Jalan A Yani, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, untuk mengisi bahan balar. Setelah selesai mereka bermaksud melanjutkan lagi perjalanan.

Sejak dari SPBU Megang, para pemudik ini terus diikuti oleh 4 orang laki yang tidak dikenal mengendaraai Sepeda Motor Vixion dan Satria FU. Akibatnya para pemudik ini merasa ragu dan takut untuk meneruskan perjalanan. Terlebih salah satu diantara mereka ada perempuan.

Setiba di depan Polsek Lubuklinggau Utara, para pemudik ini berinisiatif untuk berhenti dan melapor ke petugas piket di Polsek Lubuklinggau Utara.

Menerima laporan itu, aparat kepolisian mencoba mencari 4 orang pengendara motor Vixion dan satria FU tersebut. Namun tidak berhasil ditemukan.

“Sebagai antisipasi, mereka kita sarankan untuk istirahat dan bermalam di Polsek, besok pagi baru kembali melanjutkan perjalanan,” jelas Horison.

Ditambahkan Horison, saat ini 12 orang pemudik ini sudah didata. “Sekarang mereka sudah beristirahat disini (Polsek),” pungkasnya. (mar)