Tersangka bersama barang bukti uang palsu, foto : Romi/palpos.id

SEKAYU, PALPOS.ID  – Pelaku pengedar uang palsu  diamankan Anggota Polsek Bayung Lencir, Senin (10/06) sekitar Pukul 18.30 WIB di Desa Simpang Tungkal kecamatan Tungkal Jaya Muba.

Pelaku Heri Yanto Alias Yanto Kebo (39) warga kecamatan Bayung Lencir Muba ditangkap setelah membayar utang  gaji terhadap korban Sulaiman dengan gunakan uang palsu. sebesar Rp. 100.000,- (Seratus ribu rupiah) dengan 1 lembar uang pecahan 100.

Bermula pada hari Rabu tanggal 23 Mei 2019 sekira Jam 16.30 WIB di kompleks perumahan PT. PWS Desa Muara Merang Kecamatan Bayung Lencir  Muba Pelaku membayar utang gaji pruning kepada korban/pelapor sebesar Rp. 100.000,- (Seratus ribu rupiah) dengan 1 lembar uang pecahan 100 ribu.

Kemudian pada hari Sabtu korban mendengar ada ribut-ribut uang palsu beredar di komplek lalu korban  membawa 1 lembar uang pecahan 100 ribu yang di dapat dari pelaku ke rumah  bunda Abdi yang juga mendapat uang palsu dari pelaku sebanyak 3 lembar pecahan 100 ribu.

Korban yang merasa dirugikan akhirnya menuju ke Polsek Bayung Lencir untuk melaporkan hal tersebut.

Guna menghentikan peredaran uang palsu agar tidak meluas Kapolsek Bayung lencir memerintahkan Kanit Reskrim Polsek Bayung Lencir Ipda Dedy Kurniawan,S.H beserta anggota Reskrim Polsek Bayung Lencir untuk menangkap pelaku.

Dari hasil penyelidikan didapat informasi bahwa pelaku pengedar uang palsu berada di Jaan Lintas Timur Pelembang Jambi tepatnya di Simpang Gas Desa Simpang Tungkal Kecamatan Tungkal Jaya.

Polisi bergerak cepat  untuk mengejar pelaku karena pada saat akan ditangkap pelaku mengendarai mobil menuju  Desa Mainan Banyuasin membawa barang-barang untuk pindah rumah. Akhirnya pelaku berhasil diamankan anggota Polsek Bayung lincir, selanjutnya pelaku di bawah ke Polsek Bayung Lencir guna penyidikan lebih lanjut.

Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti ,SE.MM melalui Kapolsek Bayung Lencir AKP Bagus Adi Suranto S.I.K. mengatakan “Kita berhasil mengamankan Pelaku  dengan Barang bukti yang berhasil diamankan dari tangan pelaku berupa 17 (tujuh belas lembar) uang kertas palsu pecahan 100 ribu”

Dari pengakuan pelaku, pelaku menggunakan uang palsu tersebut untuk membayar hutang, untuk Pelaku akan kita terapkan Pasal 245 KUHPidana dan atau Pasal 36 ayat (3) Jo Pasal 26 ayat (3) UU No. 7 Thn 2011 Tentang Mata Uang dengan ancaman kurungan 15 tahun,” pungkasnya. (ROM)