TUMPUKAN sampah di dekat Mess Pemkab dan rumah dinas pejabat Kabupaten Banyuasin, foto Malyadi/palpos.id

BANYUASIN,PALPOS.ID – Program Banyuasin Bangkit yang digaungkan Bupati Banyuasin, tampaknya belum didukung penuh oleh dinas terkait.

Pasalnya tumpukan sampah masih terlihat, bahkan lokasinya dekat Mess Pemkab dan rumah dinas pejabat.

Amin, salah satu warga yang melintas mengatakan, mestinya lingkungan rumah dinas pejabat steril dari persoalan sampah.

Namun kenyataan yang terjadi tidak demikian, tumpukan sampah mengganggu pemandangan dengan bau tak sedap.

“Jelas ini tak sesuai dengan program Banyuasin Sehat, kan tumpukan sampah menjadi sarang tikus dan lalat. Bisa mendatangkan penyakit bagi warga sekitar, termasuk yang biasa lalu lalang dari sini,” kata dia.

Tumpukan sampah pun dinilai mencederai program Banyuasin Religius, dikarenakan tak sesuai dengan semangat keimanan seorang muslim yang mengedepankan kebersihan.

“Apalagi kita baru selesai menjalankan puasa Ramadan 1440 Hijriyah, idealnya keimanan dan kebersihan kian meningkat,” sambung dia.

Irawan, warga lainnya mengharapkan dinas terkait dengan masalah sampah, segera melakukan tindakan pembersihan sampah di dekat rumah dinas tersebut.

“Kan jaraknya dengan rumah dinas Bupati Banyuasin tak jauh, ini akan menjadi citra buruk jika ada pejabat luar yang berkunjung di sini,” harap dia.

Sampah yang berada di tikungan belakang Mes Pemkab dan dekat rumah dinas itu, dominan berupa sampah plastik yang tak mampu diurai oleh tanah.

“Sebaiknya dipasang kontainer sampah, supaya sampah tak menyebar seperti ini,” tandas dia. (mal)