Lokasi gempa di Maluku Barat Daya (twitter @infoBMKG)

DARWIN,PALPOS.ID  – Gempa bumi bermagnitudo 7,3 yang mengguncang Laut Banda di kawasan Maluku, Indonesia pada Senin (24/6) pukul 11.50 waktu setempat, turut dirasakan di Darwin, Australia.

Dilansir dari Nine News Darwin, Senin (24/6), guncangan terasa di dalam studio Nine News Darwin dalam beberapa menit. Warga dari bangunan-bangunan seluruh kota kemudian dievakuasi karena gempa itu.

Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mengungkap, titik pusat gempa berada di 208 kilometer sebelah selatan Maluku, Ambon. Guncangannya juga dirasakan di Bali, Nusa Tenggara Timur, dan Timor Leste.

“Wow, ada dampak cukup lumayan bagi Darwin, semoga semua orang baik-baik saja,” bunyi pernyataan Biro Meteorologi Northern Territory, dalam cuitan.

Stasiun televisi ABC News melaporkan, para karyawan yang beraktivitas di pusat bisnis Darwin berhamburan keluar. Gempa seperti ini sangat jarang mereka rasakan.

Otoritas setempat memastikan tidak ada ancaman tsunami karena titik pusatnya yang terlalu dalam.

“Gempa terjadi di kedalaman sekitar 200 km, ketika energi menyebar ke atas dan ke luar dari, akan dirasakan di tempat-tempat yang jauh, seperti Darwin,” kata Chris Elders, ahli gempa dari Universitas Curtin, Australia.

Warga di Dili, Timor Leste, juga merasakan guncangan.

“Saya terkejut. Orang-orang berlarian dan berteriak. Saya melihat tanah bergerak, itu benar-benar menakutkan” kata Agida dos Santos, warga Dili.

The Guardian melaporkan, penduduk Darwin menyaksikan gedung-gedung berayun menyusul evakuasi terhadap penduduk di pusat kota.

Penduduk Darwin melaporkan meja-meja bergetar. Hingga saat ini tak ada laporan kerusakan atau korban luka-luka akibat gempa ini.

“Ini jelas sesuatu yang terasa cukup kuat di Distrik Pusat Bisnis (CBD) Darwin,” kata seismologis Geoscince Australia, Jonathan Bathgate.

BMKG menjelaskan, gempa pukul 09.52 WIB itu berpusat di laut 289 km arah barat laut Saumlaki, yakni sekitar Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku. Pusat gempa berada pada kedalaman 220 km. (der/afp/fan/fin)