Suasana Demonstrasi didepan Kampus Universitas Sriwijaya, Kamis, (27/6) pagi, foto : Siti Umnah/palpos.id

PALEMBANG, PALPOS.ID – Pemerhati Organisasi Sosial dan Ekonomi Republik Indonesia (POSE RI Dewan PIMPINAN PUSAT) melakukan aksi demonstrasi didepan Kampus Universitas Sriwijaya (Unsri) yang berada di Jl. Srijaya Negara, Bukit Besar Palembang pada Kamis, (27/6).

Menurut Koordinator demonstran, H Bunadi mengatakan bahwa saat ini massa demonstran hanya menyampaikan aspirasi dan keluh kesah mereka kepada masyarakat dan warga kampus Universitas Sriwijaya.

“Dalam aksi demonstrasi ini juga kita menuliskan bahwa kami sebagai masyarakat sangat mendukung Unsri untuk menjadi lebih baik dengan mengadakan pemilihan rektor Unsri masa jabatan 2019-2023 nanti. Ini menandakan bahwa kami sama sekali tidak ada niat apapun kecuali menginginkan Unsri menjadi kampus yang lebih baik lagi kedepannya,” katanya.

Lebih jauh, dirinya menjelaskan bahwa ada beberapa poin yang diminta oleh massa demonstrasi untuk menjadi fokus kita bersama sebagai pengawas dan pemerhati civitas akademika khususnya di kampus Unsri.

“Ada beberapa poin yang menjadi fokus kami dalam aksi demo ini terkait kepemimpinan rektor Unsri yang masih menjabat saat ini, yang kami harapkan dapat menjadi perhatian kita bersama. Salah satunya adalah terindikasi melakukan tindak pidana korupsi,” tuturnya.

Massa menuntut untuk menolak rektor yang tidak taat azaz dan aturan, yaitu membayar uang remunerasi karyawan dan dosen tidak sesuai aturan dan tidak berkeadilan. “Pembayaran remunerasi sebesar Rp1.750 Ribu yang dianggap lebih besar dari sebelumnya dengan tanpa melakukan pengukuran kinerja,” pungkasnya.

Bunadi juga menambahkan bahwa pihaknya menuntut transparansi pihak kampus dalam pengelolaan UKT mahasiswa, serta memohon review pengusulan revisi anggaran yang memakai dana saldo awal terutama soal pembangunan masjid al-madinah dan lab struktur milik rektor yang menjabat saat ini.

“Masih ada beberapa kecurangan lagi yang kami ketahui dan tentunya kita akan terus mencari data dan fakta untuk menguatkan tuntutan kita. Dan kami sangat mendukung pemilihan rektor Unsri ini digelar agar Unsri mendapatkan Rektor yang benar-benar layak memimpin yang tentunya lebih amanah,” tutupnya. (umn)