Pelajar SMA Nyaris Tewas Ditembak Begal

Korban Edel dirawat di IGD RSUD Prabumulih, Minggu (7/7). Foto: prabu/Palpos.id

PALEMBANG, PALPOS.ID- Nasib malang dialami Grisfirdir Septa Salindra alias Edel (15), warga Dusun Tanjung Raya, Kecamatan Rambang, Kabupaten Muara Enim. Pelajar SMA ini nyaris tewas lantaran ditembak pelaku begal.

Peristiwa itu terjadi di jalan lintas antara Desa Karya Mulya dan Desa Kemang Tanduk tepatnya Dusun 4, Desa Kemang Tanduk, Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT) Kota Prabumulih, Sabtu malam (6/7), sekitar pukul 20.30 WIB.

Informasi dihimpun, kejadian yang menimpa korban bermula ketika pelajar SMA itu dalam perjalanan menuju rumah temannya di Desa Karya Mulya bersama empat orang temannya. Saat itu, Edel menunggangi motor Honda Sonic berboncengan dengan Rapliansyah.

Sementara, tiga orang temannya yang lain bonceng tiga menggunakan motor Honda Supra Fit. Saat melintas dilokasi kejadian, rombongan korban dibuntuti dua orang pria tak dikenal membawa senjata api rakitan (senpira) dengan mengendarai motor bebek. Sadar nyawa dalam bahaya, tiga orang teman korban langsung memacu motornya dengan kecepatan tinggi. Ketiga teman korban sempat terjatuh, namun akhirnya bisa meloloskan diri.

Namun apes bagi korban, saat berusaha menyelamatkan diri sembari melakukan perlawanan dengan menepis senjata api milik pelaku, korban justru tertembak pada bagian punggungnya. Walapun mengalami luka tembak, korban terus memacu motornya hingga sampai perkampungan.

Sesampainya di desa kemang tanduk, korban langsung meminta pertolongan kepada warga setempat. Oleh warga, korban langsung dilarikan ke RS Fadillah, namun karena kondisinya yang parah korban dirujuk ke RSUD Prabumulih guna mengeluarkan proyektil peluru yang bersarang dipunggungnya.

Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Travolta Hutauruk SIk MH ketika dikonfirmasi, membenarkan adanya peristiwa percobaan perampokan yang dialami pelajar SMA tersebut. “Kita lagi cari pelakunya, tim gabungan Polres dan polsek RKT sedang melakukan penyelidikan,” kata perwira menengah jebolan akademi kepolisian ini.

Sementara, Kasatreskrim, AKP Abdul Rahman SH MH dan Kapolsek RKT, Ipda Budiono menuturkan, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan. “Masih kita selidiki, mudah-mudahan segera terungkap,” ungkap Kasat Reskrim. (wan