Tak Terima Diputuskan Cinta, Pemuda Batman Bakar Pacar

Korban dirawat di RSUD Sekayu, lantaran menderita luka bakar. foto : koyong romi

SEKAYU, PALPOS.ID – Tragis dialami Irma Fitriani (24), warga Desa Kasmaran Kecamatan Babat Toman Kabupaten Musi Banyuasin.

Pasalnya, gadis berhijab ini diduga dibakar oleh mantan pacar yakni IA (24), saat sedang bekerja, Rabu (10/07), sekitar pukul 09.45 WIB.

Kejadian berawal saat korban sedang menyapu toko pakaian di tempatnya bekerja, Kelurahan Babat, Kecamatan Babat Toman, Muba. Pagi itu toko baru buka, hanya ada korban dengan  anak pemilik toko.

Kemudian  datang  mantan pacar ke toko  dan langsung menyiramkan bahan bakar berupa bensin. Mendapatkan serangan secara tiba-tiba, korban pun tidak dapat mengelak.

Selanjutnya, pelaku  melemparkan sebatang korek kayu ke arah korban.

Tak pelak, api dengan cepat membakar tubuh korban. Korban  meronta dan berlari ke tengah jalan untuk meminta pertolongan.

Warga yang mengetahui kejadian itu langsung berusaha memadamkan api yang telah membakar tubuh korban.

Mengetahui kejadian, itu warga  langsung membawa  korban ke Puskesmas untuk mendapatkan pertolongan pertama dan dirujuk ke RSUD Sekayu guna mendapatkan perawatan lebih intensif.

Sedangkan pelaku, melarikan diri usai membakar korban.

“Ya, lagi kerja tiba-tiba mantan pacarnya datang dan menyiram bensin, terus melempar korek kayu. Dibawa ke rumah sakit sekitar pukul 10.30 WIB dalam keadaan sadar,” kata salah satu kerabat korban, Umria, saat dibincangi di Ruang IGD RSUD Sekayu.

Menurut Umria, tidak ada percakapan apapun antara korban dan pelaku sebelum peristiwa terjadi.

“Tidak ada percakapan. Semuanya melepuh, kata dokter tadi alami luka bakar sekitar 50 persen sampai 60 persen.  Itu mantan pancarnya yang tidak mau diputuskan,” ungkapnya

Lanjut Umria, pihak keluarga korban mengenal baik pelaku karena bertetangga di Desa Kasmaran. Namun, beberapa tahun lalu, pelaku pindah rumah ke Sekayu. Di mana, sejak tidak berpacaran lagi, pelaku sering meneror korban.

“Dulu tetangga, kita kenal dengan dia (pelaku), beberapa kali neror melalui handphone korban atau handphone ibu korban, baik telpon langsung maupun Watshaap. Sudah kita laporkan ke Polsek Babat Toman. Kita berharap pelaku dapat segera ditangkap,” paparnya

Kapolsek Babat Toman, AKP Ali Rojikin membenarkan peristiwa tersebut, di mana keluarga korban telah melaporkan peristiwa itu dan pihaknya saat ini tengah melakukan pengejaran terhadap pelaku.

“Ada keluarga korban sudah melapor, sudah kita tindaklanjuti dengan melakukan pengejaran dan kita sudah mendatangi rumah pelaku namun tidak ada. Kita imbau pelaku untuk menyerahkan diri,” pungkasnya. (ROM)