PKH Tak Tepat Sasaran, Belasan Warga Ngadu ke Wakil Rakyat

Perwakilan Warga Dusun 2 Desa Damarpura, Kecamatan Buana Pemaca OKU Selatan menyampaikan keluh kesah kepada awak media, Senin (15/7). Foto: kriss/Palpos.id

MUARADUA, PALPOS.ID– Belasan warga asal Desa Dusun 2, Desa Damarpura, Kecamatan Buana Pemaca, Kabupaten OKU Selatan, mendatangi langsung Kantor Dinas Sosial (Dinsos) dan DPRD Kabupaten OKU Selatan, Senin (15/7).

Kedatangan mereka bertujuan untuk meminta pihak berwenang melakukan  pendataan ulang Penerima Program Keluarga Harapan (PKH) di Desanya.

Menurut salah seorang perwakilan warga, Hasmawi (43), mereka berjumlah belasan orang sengaja datang ke Kantor Dinas Sosial dan sempat ke Kantor DPRD untuk meminta pihak terkait agar melakukan pendataan ulang data penerima bantuan PKH.

“Di dusun kami khususnya Dusun 2, ada sekitar 40 penerima PKH dan ada sekitar 15 penerima memang tidak pantas menerima bantuan, karena tergolong mampu dari segi ekonominya, rumahnya bagus dan permanen,” ujarnya didampingi rekannya Rudini.

Diakuinya, apabila dibandingkan dengan sebagian penerima bantuan di desanya tersebut, mereka yang datang ke Dinsos jauh lebih layak menerima. Karena rata-rata memang merupakan warga kurang mampu.

“Mereka yang menerima rumahnya bagus, ekonomi berkecukupan. Kami banyak hanya tinggal di bawah rumah dan menumpang, malah tidak menerima, makanya mengusulkan pendataan ulang,” katanya.

Pihaknya berharap, ada langkah dan upaya dari Pemerintah Daerah (Pemda) dengan melakukan evaluasi terlebih dahulu, kroscek langsung ke lokasi.

“Kami dan teman-teman datang bukan untuk melakukan protes, kami hanya ingin agar penerima PKH tidak layak menerima dievaluasi, yang harus layak menerima tolong didata dan diusulkan,”terangnya.

Sementara, Kepala Desa (Kades) Damarpura, Tabroni mengakui pihaknya kerapkali menerima pertanyaan dari masyarakat terkait Program Keluarga Harapan (PKH).

“Kami selaku Pemerintah Desa tak bisa berbuat banyak walaupun banyak masyarakat datang ke kami untuk menanyakan program PKH ini,”ungkapnya ketika dikonfirmasi.

Menurutnya, untuk di Desa Damarpura ada 165 warganya yang menerima program PKH. Namun, pihaknya tak tau persis asal data penerima tersebut.

“Kami hanya menerima laporan dari pendamping kalau data sudah keluar, dan datanya kami tidak tau darimana. Makanya warga kami persilahkan datang langsung ke dinas agar tidak salah,” tandasnya. (tian)