Paskibraka Harus Berkarakter dan Nasionalisme

Kadisporapar OKU Timur, Drs HM Supardi memberikan arahan kepada 40 Paskibraka sebelum melaksanakan pra pelatihan di halaman Pemkab OKU Timur, Kamis (25/7). Foto: ardi/Palpos.id

MARTAPURA, PALPOS.ID- Sebelum memasuki proses karantina, sebanyak 40 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten OKU Timur tahun 2019 mengikuti kegiatan pra pelatihan yang akan dimulai, Kamis 25 hingga Senin 29 Juli 2019, bertempat di halaman Pemkab OKU Timur. Dimana sebelumnya anggota Paskibraka telah mengikuti pelatihan di dua zona Martapura dan Belitang.

Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) OKU Timur, Drs HM Supardi MBA, MM, didampingi Kabid Kepemudaan Isdaryono MPd dalam arahannya mengatakan, tujuan dilakukan pra pelatihan tersebut untuk membentuk mental anggota Paskibraka agar mandiri, berkarakter dan meningkatkan jiwa nasionalisme. Karena sebagai calon pemimpin bangsa mereka harus berwawasan kebangsaan dan peduli terhadap lingkungan serta terwujudnya semangat nasionalisme, kesatuan dan persatuan pemuda.

“Dalam pelatihan ini para peserta dilatih secara fisik maupun metal. Sehingga diharapkan dari latihan ini mental maupun fisik peserta menjadi metal bagus. Maka suksesnya pengibaran sang merah putih sebagai lambang negara pada detik-detik HUT RI ke-74 tahun 2019 di Kabupaten OKU Timur,” katanya, Kamis (25/7).

Supardi juga berpesan kepada dewan pelatih, Purna Paskibraka Indonesia (PPI) atau pendamping pelatih dan seluruh panitia agar dapat memberikan materi pelatihan secara terprogram dan sistematis, sehingga kegiatan ini dapat tercapai sukses sesuai harapan. Sedangkan untuk calon Paskibraka dapat mengikuti kegiatan dengan semangat tinggi, disiplin dan mematuhi semua tata tertib yang sudah disepakati bersama.

“Untuk para peserta harus serius dan fokus dalam mengikuti pelatihan ini, karena apa yang dipelajari di lapangan tidak didapat di sekolah. Kita harapkan para peserta dapat menyerap ilmu yang diberikan oleh dewan pelatih, karena pengalaman merupakan guru terbaik,” jelasnya. (ard)