Bangun Jalan 5 Kilometer, Janji Bupati Askolani Terbukti

Launching pengecoran Jalan Pulau Rimau oleh Bupati Banyuasin H Askolani dan Wakil Bupati Banyuasin H Slamet di Tebing Keramat Desa Meranti, Senin (29/07). foto: Malyadi/Palpos.ID

BANYUASIN, PALPOS.ID – Pembangunan jalan guna mendukung program infrastruktur bagus, kini mulai dilakukan oleh Pemda Banyuasin. Itu sesuai visi misi Banyuasin Bangkit Adil Sejahtera 2023, sebagaimana digaungkan Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin. Di antaranya perbaikan ruas Jalan Pulau Rimau yang dilaunching Bupati Banyuasin H Askolani di Desa Meranti Kecamatan Suak Tapeh, kemarin.

Bupati Banyuasin mengatakan pembangunan jalan sepanjang 5 kilometer, mulai dari Tebing Keramat sampai depan PT Agro Desa Meranti Kecamatan Suak Tapeh. Pemda Banyuasin menggunakan anggaran Rp 19,2 miliar, itu bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2019.

“Kita bangun jalan ini dengan bagus, bukan asal sembarang bangun jalan. Untuk 1 kilometer dananya mendekati angka Rp 3 Miliar,” ungkap dia.

Dia meminta Dinas PU TR Banyuasin mengawasi pembangunan jalan agar sesuai RAB. Bahkan orang nomor satu di Kabupaten Banyuasin ini, mengharapkan masyarakat ikut mengawasi proses pembangunan yang dilaksanakan.

“Masyarakat perlu juga ikut berpartisipasi untuk tidak menggunakan tonase yang melebihi kapasitas jalan. Sudah saya sampaikan dengan Kasat Pol PP dan Kepala Dinas Perhubungan, maksimal jalan yang kita lewati hanya 8 ton. Jadi pemeliharaan jalan bukan dari PU saja, melainkan juga dari masyarakat,” ungkapnya.

Askolani menegaskan, pembangunan Jalan Pulau Rimau, akan dilanjutkan dengan dana pinjaman daerah Rp 77 miliar. Diperkirakan pembangunan jalan akan sampai di Kawasan Tanah Kering, wilayah Desa Mukut Kecamatan Pulau Rimau.

“Mohon doa, ini berjalan sesuai harapan. Ini salah satu program pemerintah pusat, kita sinkronkan dengan program pemerintah provinsi dan masuk program Kabupaten Banyuasin,” tegas Askolani.

Sementara itu, Kepala Dinas PU TR Banyuasin Ardi Arfani membeberkan, spesifikasi jalan sepanjang 5 kilometer dan lebar 6 meter dengan ketebalan 20 centimeter. “Pada bagian bawah menggunakan agregat B, kita harapkan pemborong bekerja sesuai spek. Jalan ini urat nadi masyarakat Pulau Rimau, ya menuju ibu kota kabupaten Banyuasin,” terang dia.

Terkait pembangunan jalan, Camat Pulau Rimau Drs Edhi Haryono mengungkapkan, keluhan masyarakat teratasi dengan pembangunan jalan. “Tentunya memperlancar arus transportasi, kita berharap pembangunan tahap kedua tidak terlalu lama dari proses pertama ini,” singkat dia. (mal)