Parpol Diminta Suguhkan Kandidat yang Mumpuni, Bagindo: Jangan Suburkan Politik Dinasti

Bagindo Togar Butar Butar

PALEMBANG, PALPOS.ID Banyaknya nama-nama keluarga pejabat yang dimunculkan sebagai kandidat calon kepala daerah yang akan bertarung pada Pilkada serentak 2020 mendatang, mendapat tanggapan serius dari pengamat politik Sumsel, Bagindo Togar Butar-butar.

Menurutnya, secara normatif memang diperkenankan anak, istri maupun keluarga pejabat lainnya untuk ikut bursa pemilihan kepala daerah. Akan tetapi, sebaiknya partai politik sebagai pihak yang diamanahkan untuk menyiapkan kandidat calon kepala daerah, hendaknya tetap mengedepankan kemampuan dari kandidat tersebut, untuk memimpin suatu daerah.

“Parpol harus melihat secara etik maupun faktor experience kandidat tersebut. Apabila belum layak, bahkan secara personal belum memenuhi standard expert dibidang politik pemerintahan, maka sudah sepatutnya parpol berani menolak kandidat tersebut, meskipun dia anak pejabat atau anak presiden sekalipun,” kata Bagindo, Selasa (30/07).

Soalnya, lanjut Bagindo, bila anak pejebat tersebut jelas-jelas belum layak tetapi tetap dicalonkan, maka terkesan ajimumpung, dan memanfaatkan akses politik dinasti.

“Ironisnya, publik permisif saja dalam merespon phenomena maupun praktek politik dinasti ini. Padahal secara tidak langsung sama saja masyarakat membiarkan berseminya, tumbuh subur sistem Oligarkhi perkembangan elite, atau Trah kekuasaan atas Profesi atau Jabatan Politik, oleh sekelompok turunan pejabat dari kurun waktu ke waktu di beberapa daerah,” bebernya.

Bahkan, lanjut Bagindo, saat ini bukan hanya keluarga bupati dan gubernur saja yang mengincar kursi kepala daerah, tetapi anggota anggota Keluarga Presiden/ Wapres sudah mulai tergoda atas jabatan politik ditataran pemerintahan daerah.

“Kita tinggal berharap kepada parpol untuk menyuguhkan kandidat yang benar-benar berkualitas dan dapat membawa daerah menjadi lebih baik,” pungkasnya.(opa)