Lahan Diserobot, Warga Ngadu ke DPRD Sumsel

Wakil Ketua DPRD Sumsel, H Chairul S Matdiah, saat menerima kedatangan Ibrahim dan keluarganya, Jumat (02/08/2019). Foto: Istimewa

PALEMBANG, PALPOS.ID – Keluarga Besar H Ibrahim, melakukan aksi damai ke DPRD Sumsel. Kedatangan mereka tidak lain untuk meminta bantuan wakil rakyat, membantu menyelesaikan masalah dugaan penyerobotan tanah oleh PT Aek Tarum di Kabupaten OKI.

Kedatangan massa di halaman Kantor DPRD Sumsel, Jumat (02/08/2019), diterima Wakil Ketua DPRD Sumsel H Chairul S Matdiah. Dihadapan wakil rakyat, Nawawi perwakilan dari Keluarga H Ibrahim mengatakan, kejadian ini berawal dari bukti kepemilikan tanah seluas 856 ha, peninggalan nenek moyang H Ibrahim Idris, dari zaman Belanda di Desa Pematang Panggang Kecamatan Mesuji Kabupaten OKI.

“Selama ini lahan tersebut dijadikan untuk perkebunan dan pertanian yang dikenal dengan istilah talang,” katanya.

Dijelaskannya, objek tanah yang memilki surat yang sah, ditandatangani oleh Camat Gusmaran yang kala itu menjabat sebagai Camat Mesuji. “Kala itu dalam struktur Ketatanegaraan Camat merupakan PPAT (Pejabat Pembuat Akta Tanah) dan dinyatakan sah oleh Pemda OKI. Sementara PT Aek Tarum pada tahun 1990 menggusur, dan menduduki tanah tersebut dengan menanami kelapa sawit,” katanya.

Menurutnya, berulang-ulang diadakan perundingan yang dimediasi, oleh Pemda OKI antara keluarga besar H. Ibrahim beserta masyarakat dan pihak PT Aek Tarum. Namun PT Aek Tarum hanya mau mengganti rugi dan memberikan sedikit kompensasi sebesar Rp 750 juta.

Menanggapi aspirasi tersebut Wakil Ketua DPRD Sumsel, H Chairul S Matdiah mengatakan, persoalan ini harus ditindaklanjuti pemerintah. “Kok tanah rakyat diambil, sementara Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan ini berada di Desa Tegal Sari. Itu adalah tindakan yang tidak benar, bertentangan dengan norma-norma hukum yang ada. Kita akan segera memanggil PT Aek Tarum yang telah berganti manajemen menjadi PT  Sempurna Jaya, dan pihak terkait dengan menyurati Gubernur Sumsel untuk duduk bersama menyelesaikannya. Apa permasalahannya kita akan selesaikan,” kata Chairul. (opa)