Polres Pagaralam Imbau Jangan Buat Api di Gunung

Peta pendakian Gunung Dempo yang ada di Kota Pagaralam. Foto: Polres Pagaralam

PAGARALAM, PALPOS.ID – Untuk menghindari terulangnya kebakaran hebat melanda hutan area puncak, tepatnya di jalur selter II pendakian Gunung Api Dempo pada 14 September 2015 silam.  Kapolres Pagaralam, AKBP Trisaksono Puspo Aji SIk MSi mengingatkan, selama musim kemarau saat ini masyarakat dan para pendaki untuk tidak melakukan aktifitas pembakaran.

“Sama-sama kita komitmen hilangkan kebakaran hutan dan lahan. Pagaralam dinilai kerawanan pembakaran lahan. Meski demikian, saya mengimbau masyarakat dan pendaki gunung jangan membuat api di gunung, serta jangan membuang puntung rokok sembarangan,” imbaunya.

Ditegaskan Kapolres, bila ketahuan membuat api (manduk) atau ada terjadi kebakaran, dan identitasnya diketahui, pihaknya akan melakukan tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku. Sementara personel dilibatkan dalam antisipasi Karhutla, termasuk bencana alam sebanyak 94 orang dari berbagai unsur Kepolisian.

“Polres Pagaralam siap antisipasi pelaksanaan evakuasi pendaki gunung. Kemudian bentuk tim mobilisasi ke semua lokasi rawan Karhutla dan bencana alam, termasuk membuat Posko di dua pintu masuk pendakian Kampung IV dan Puncak Rimau,” terangnya.

Lanjut Kapolres, Posko didirikan agar bisa memonitoring aktifitas pendaki, dilengkapi dengan petugas kesehatan dan pendataan, bekerjasama dengan unsur terkait lainnya, termasuk para pecinta alam.

“Tiap Agustus dipastikan musim pendakian ke puncak Dempo ramai. Diharapkan masyarakat bersama pihak terkait agar dapat mencegah dengan cara tidak membuang puntung rokok sembarangan, tidak membakar sembarangan serta tidak membersihkan lahan dengan cara membakar. Kemudian tiap tempat, termasuk rumah-rumah penduduk cek semua listrik dan lainnya,” pungkasnya. (faj)