Pastikan Tiket Semifinal

Pertandingan Timnas Indonesia U-18 menghadapi Laos U-18 dalam matchday keempat babak penyisihan Grup A Piala AFF U-18. Dalam laga tersebut Indonesia berhasil menang tipis 2-1.Foto: PSSI

JAKARTA, PALPOS.ID – Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Indonesia U-18 lagi-lagi meraih kemenangan pada babak penyisihan Grup A Piala AFF U-18. Pada matchday keempat ini, skuat Garuda Muda berhasil membenamkan Laos dengan skor tipis 2-1.

Dalam laga yang berlangsung di Stadion, Thong Nhat, Ho Chi Minh City, Senin (12/8) kemarin, kemenangan yang didapat Indonesia berkat gol bunuh diri pemain Laos, Anoulack Vannalath di masa injury time babak kedua setelah sebelumnya Indonesia hanya mampu bermain imbang 1-1. Alhasil, gol bunuh diri itu membuat skor akhir 2-1 untuk kemenangan Indonesia.

Di awal babak pertama permain Laos terlihat lebih agresif memberikan tekanan. Keagresifan Laos sempat ini menyulitkan Indonesia untuk mengembangkan permainannya.

Bahkan, Laos sempat mengancam lebih dulu gawang Indonesia pada menit ke-5. Bagus tendangan bebas Chony Wnpaseth masih mampu di tangkap Ernando Ari Sutaryadi.

Tak tinggal diam, Indonesia mencoba keluar dari tekanan. Alhasil, Indonesia baru bisa mengancam gawang Laos pada menit ke-18. Sayangnya, upaya Sutan Zico yang mencba mengirim umpan dari dalam kotak penalti masih bisa dipatahkan lini pertahanan Laos.

Di sisa laga paruh pertama, kedua kesebelasan terlihat begitu kesulitan untuk melancarkan serangan ke gawang lawannya masing-masing. Hingga akhirnya skor imbang 0-0 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Indonesia mencoba untuk tampil menekan lebih dulu. Beberapa peluang untuk menciptakan keunggulan kerap di dapat Indonesia. Namun semunaya masih belum menemui sasaran.

Alih-alih ingin unggul lebih dulu, malah Indonesia kebobolan oleh Laos pada menit ke-70. Aksi individu Alounnay Lounlasy yang berhasil melewati salah satu pemain belakang Indonesia, lansung melesakkan tembakan dari luar kotak penalti yang mampu merobek jala gawang Indonesia.

Namun keunggulan Laos itu tak berlangsung lama. Sebab, dua menit berselang Indonesia mampu menyamakan kedudukan lewat gol Bagus Kahfi. Kerja sama apik dengan Sutan Zico, berhasil diakhiri dengan tembakan kaki kiri Bagus yang membuat kedudukan menjadi 1-1.

Usai hasil imbang tersebut, permainan semakin alot. Namun, Indonesia lebih sering menciptakan peluang untuk menciptakan keunggulan. Alhasil, pada masa injury time babak kedua tepatnya di menit ke-90+2 Indonesia berhasil membalikkan kedudukan menjadi 2-1 lewat gol bunuh diri Anoulack Vannalath.

Berawal dari umpan silang Bagas Kaffa mengarah ke dalam kotak penalti, namun Bagus yang menerima dan berniat memperdaya penjaga gawang dengan sepakan back hill, justru bola itu melewati kolongnya tanpa tersentu. Akan tetapi, bola membentur Anoulack yang tepat berada di belakang Bagus dan masuk ke gawang.

Usai gol itu, Laos mencoba untuk menekan pertahanan Indonesia. Namun, upayanya harus berakhir setelah wasit meniupkan peluit panjang tanda berkahirnya pertandingan. Skor 2-1 untuk kemenangan Indonesia tetap bertahan.

Menananggapi pertandingan tersebut, pelatih Indonesia U-18, Fakhri Husaini mengakui bahwa timnya cukup kesulitan untuk mendobrak pertahanan Laos yang dinilainya cukup disiplin. Namun, Fakhri menilai, setelah gol penyeimbang terjadi timnya mampu tampil lebih baik untuk memberikan tekanan terhadap Laos. Dan hal itu juga diharapkan menjadi pelajaran bagi anak asuhnya.

“Saya menilai Laos disiplin dalam menyerang dengan menyisakan pemain bertahan mereka di daerahnya dan mereka tak bergerak dari tempatnya. Itu yang membuat kami kesulitan,” tutur Fakhri usai pertandingan.

“Tapi syukur Alhamdulillah pemain saya bisa meresponnya setelah kami kemasukan gol pertama tadi. Ini pengalaman lagi bagi mereka saat menghadapi tim yang bermain seperti Laos. Mereka harus bisa bermain lebih disiplin dan tenang dalam menyerang,” tambahnya.

Fakhri juga sangat mengapresiasi perjuangan anak asuhnya yang tak penatang menyerah dalam laga tersebut. “Apapun itu kemenangan ini sangat berarti bagi kami, untuk mengamankan posisi kami di klasemen. Saya apresiasi kerja keras tim. Ini bukan pertandingan yang mudah,” tuturnya.

Ya, dengan kemenangan ini, Indonesia semakin kokoh di puncak klasemen sementara Grup A Piala AFF U-18 2019 dengan raihan 12 poin dari empat laga. Hasil itu juga sekaligus mengantarkan Indonesia lolos ke babak semifinal meski masih menyisakan satu laga menghadapi Myanmar, Rabu (14/8) besok.

Indonesia memastikan lolos ke babak empat besar itu, mengingat dua klub peringkat teratas dari satu grup bakal bersaing di babak semifnal tersebut. Indonesia sendiri kini dibuntuti Myanamr di peeringkat kedua. Adapun Laos duduk di posisi ketiga dengan enam poin dari empat laga.

“Kami siap siapapun lawan kami di semifinal. Kami harus fokus lebih dahulu melawan Myanmar di pertandingan terakhir Grup A,” tegas Fakhri.

Sementara itu, pemain belakang Indonesia, Alfeandra Dewangga mengakui bahwa pertandingan mengahadapi Laos cukup sulit. Ia berharap konsistensi dirinya dan rekan setimnya terus bertahan hingga laga berikutnya.

“Pertandingan yang sulit, lawan bermain ngotot dan keras. Mereka juga disiplin dalam bertahan dan menyerang. Kemasukan gol lebih dahulu tak membuat kami gentar. Kami berhasil melawan balik untuk selanjutnya memenangkan pertandingan. Saya senang dengan hasil ini,” ujarnyan

“Teman-teman bermain tanpa kenal lelah. Kemenangan tidak dapat diraih apabila teman-teman tak saling dukung,” tandasnya. (gie/fin/tgr)

Susunan pemain:

Indonesia: Ernando Ari; Salman Alfarid, Alfeandra Dewangga, Riski Ridho, Bagas Kaffa, Brylian Aldama, David Maulana, Braif Fatari (Beckham Putra 37′), Bagus Kahfi, Sutan Zico (Saddam Emiruddin 85′), Mochammad Supriadi (Fajar Fathurrahman 32′).

Laos: Solasak Thilavong; Khamsanga Phimmasone, Anoulack Vannalath, Thanouthong Kietnalonglop, Saleunxay Phommavong, Akkhom Thoranin (Xayyasith Koulabsavanh 87′), Chony Wenpaserth, Bounmy Pinkeo, Channichone Chanthavong, Phouvieng Phounsavath (Lekto Louang Aphay 76′), Alounnay Lounlasy.