Sampah 3 Ton Sehari, DLHK Minta Pasar Kelola Sampah

Ilustrasi tumpukan sampah

PALEMBANG, PALPOS.ID –  Banyaknya sampah yang dibuang di pasar-pasar tradisional membuat kondisi sejumlah pasar tradisional kini memprihatinkan. Seperti di Pasar Perumnas, yang setiap hari kotor karena pedagang yang membuang sampah sembarangan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Palembang, Alex Fernandus meminta kepada pasar- pasar tradisional di kota Palembang untuk secara mandiri mengelola sampahnya sendiri.

“Kita ini armada untuk mengangkut sangat terbatas. DLHK kewalahan keterbatasan armada yang tidak mampu mengangkut sampah diberbagai titik di kota Palembang. Setiap hari setidaknya armada kita 40 sampai 50 armada hanya fokus mengangkuti sampah di pasar saja. Sehingga kita terkendala untuk mengangkut sampah ditempat lain,” ujarnya, Senin (12/9).

Sedangkan, kata dia jumlah armada saat ini hanya ada sekitar 80 armada. Setengahnya mengangkut sampah selain di pasar dan ini sangat tidak seimbang.Karena itu, kata Alex jika pasar mandiri mengelola sampahnya seperti punya TPS sendiri, bisa dikelola 3R, dan bisa mengangkut sampah ke TPA sendiri DLHK pasti sangat terbantu.

“Jika sampah ini bisa dikelola sendiri juga seperti ada 3R kan bisa menghasilkan uang dan banyaklah yang bisa dihasilkan,” katanya.

Alex menambahkan, jumlah armada pengangkut sampah masih tidak ideal, sehingga terjadi penumpukan. Seperti di median jalan dan diatas jembatan di Kertapati masih banyak ditemukam tumpukan sampah yamg dibuang oleh masyarakat.

“Kita sangat sayangkan masih banyak masyarakat yang membuang sampah di median jalan, diatas jembatan.Karena itu, pihaknya bekerjasama dengan Pol PP akan menindaktegas bagi masyarakat yang membuang sampah sembarangan ini. Masalah sampah ini memang tidak ada habisnya tapi kita selalu berupaya terus. Seperti membuang sampah ke sungai, median jalan, jembatan itu sangat dilarang,” beber dia.

Sementara itu, Direktur PD Pasar Palembang Jaya , Syaiful mengakui memang sampah yang dihasilkan dari pasar memang setiap harinya banyak. Bahkan per hari satu pasar bisa mencapai 3 ton. “Setiap pasar beda-beda tapi memang kita tak bisa memungkiri volume sampah ini memang cukup banyak. Sampah-sampah yang ada di pasar ini bukan hanya dari pedagang saja tapi masyarakat juga turut membuang ke pasar.

Ia juga mengatakan untuk pasar yang memiliki pengelolaan 3R memang sudah ada beberapa tapi tidak semuanya. Seperti di pasar Gubah, 10 Ulu, modern Plaju, Pasar Induk Jakabaring yang sudah memiliki pengelolaan sampahnya. (SEF)