Korupsi, Tujuh PNS Empat Lawang Diberhentikan

Kabid Pengadaan, pemberhentian dan informasi, Nurbaiti. FOTO: PADRI/PALPOS.ID

EMPAT LAWANG, PALPOS.ID – Sebanyak tujuh orang PNS di Kabupaten Empat Lawang diberikan saksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH), karena terlibat kasus korupsi yang putusannya sudah mempunyai hukum tetap, atau Inkracht.

Sanksi PTDH bagi PNS terlibat kasus korupsi ini, dasarnya dari Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Dalam Negeri, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Empat Lawang, Soleha Afriani melalui Kabid Pengadaan, pemberhentian dan informasi, Nurbaiti mengatakan, tujuh orang tersebut sudah ada Surat Keputusan (SK) PTDH,  dan ada enam PNS lain sedang dalam proses.

“Sebanyak 13 orang PNS dilingkungan Pemkab Empat Lawang yang terindikasi melakukan praktik korupsi. Dari jumlah tersebut, ada tujuh orang PNS dan ada yang sudah pensiun sudah ada SK PTDH. Sedangkan  enam PNS lagi sedang dalam proses,” kata Nurbaiti, Rabu (14/08/2019).

Adapun inisial nama-nama PNS di Empa Lawang yang sudah ada SK PTDH, masing-masing SK terhitung sejak bulan April dan Juli, adalah  Am, It, Ma, L, I, Us, dan Ms. “Bagi yang sudah ada SK PTDH, tidak menerima gaji lagi. Dan bagi PNS yang sudah pensiun, gaji pensiunnya juga tidak diberikan lagi,” kata Nurbaiti.

Dijelaskan Nurbaiti satu dari tujuh PNS yang di PTDH menepuh jalur hukum menggugat ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). (pad)