Melawan Diringkus Polisi, Bandit Jalanan Nyerah Setelah Dipelor

LUBUKLINGGAU, PALPOS.ID – Rahmad Rendra (18), Jalan Pengayoman I, Kelurahan Tapak Lebar, Kecamatan Lubuklinggau Barat II, Kota Lubuklinggau, bertekuk lutut di hadapan polisi setelah sebutir timah panas menghantam kaki kirinya.

Bandit jalanan ini diberikan tindakan tegas dan terukur, karena berusaha melawan saat akan ditangkap anggota Tim Opsnal Satreskrim Polres Lubuklinggau, usai merampas Hp milik korban Seniwati ((28), warga Jalan Amula Rahayu, Kelurahan Marga Rahayu, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II, Selasa (13/8), sekitar pukul 19.00 WIB.

Kejadiannya berawal ketika korban sedang duduk santai di depan rumahnya sambil memainkan ponsel. Tiba-tiba tersangka datang dan langsung merampas Hp dari genggaman korban. Lalu korban berteriak, dan pada saat bersamaan melintas anggota Tim Opsnal Satreskrim Polres Lubuklinggau yang melaksanakan patroli.

Melihat kedatangan polisi, tersangka langsung kabur dan dikejar oleh anggota patroli sambil meletuskan tembakan peringatan ke udara. Sayangnya saat berhasil diringkus, tersangka melakukan perlawanan sehingga anggota terpaksa memberikan tindakan tegas dengan melepaskan sebutir peluru yang bersarang di kaki kiri tersangka.

Setelah itu barulah tersangka tersungkur dan bertekuk lutut di hadapan anggota Opsnal. Kemudian tersangka bersama barang bukti Hp Oppo F7 warna merah milik korban,  dan satu unit sepeda motor Honda Sonic yang dipakai tersangka saat beraksi langsung digelandang ke Mapolres guna diproses hukum lebih lanjut.

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Dwi Hartono, membenarkan adanya penangkapan terhadap pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) tersebut.

“Benar, tersangka tertangkap tangan melakukan curas. Karena melawan saat akan diringkus, terpaksa dilumpuhkan petugas dengan timah panas di bagian kaki kirinya,” ujarnya. (mar)