Jamin Warga Palembang Bisa Berobat tanpa Kartu

Wawako Palembang Fitrianti Agustinda membesuk warga yang sakit. foto: istimewa

PALEMBANG, PALPOS.ID – Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda meminta masyarakat Kota Palembang untuk tidak ragu dan takut melaporkan jika ada warga yang membutuhkan bantuan pelayanan kesehatan. Fitri juga menyatakan warga kota ini tak perlu khawatir jika ingin berobat di puskesmas atau RSUD Palembang BARI, kendati tak punya biaya.

“Jangan khawatir. Selama mempunyai identitas warga Palembang, kami akan menanggung biaya itu. Mulai dari puskesmas dan rumah sakit. Tetap juga bisa dapat layanan gratis walaupun belum punya Kartu Indonesia Sehat,” kata Fitrianti, di sela-sela menjenguk Ernawati di RSUD Palembang BARI.

Ia mengatakan, pemberian layanan kesehatan tanpa biaya dan cepat kepada warga Palembang adalah salah satu komitmen Pemkot Palembang.

Seperti yang dilakukannya terhadap pasien bernama Ernawati (38), warga Lorong Rawo-rawo RT/RW014/004 Kelurahan 14 Ulu Kecamatan Seberang Ulu II tengah menderita tumor di leher.

Fitri meminta Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) untuk melakukan penanganan medis. “Kemarin kita mendapat laporan dari salah satu wartawan dan berita di salah satu media online terkait kondisi ibu Ernawati. Kemarin juga langsung kita bawa untuk diberikan tindakan medis,” ungkapnya.

Fitri mengatakan, sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi warganya. “Saya berharap jika ada menemukan informasi adanya warga yang membutuhkan bantuan terkait pelayanan kesehatan, jangan ragu laporkan ke saya,” imbuhnya.

Sementara itu, dr. Meilina Wardhani, SPHT KL dokter yang menangani langsung perawatan terhadap Ernawati menerangkan, pasien atas nama Ernawati berdasarkan pemeriksaan awal, menderita tumor pada bagian leher dan sekitar mulut. Dimana, pasien yang masuk tadi malam, dalam keadaan lemah, sulit makan dan minum. Jadi langkah pertama yang dilakukan pihaknya, adalah melakukan perbaikan keadaan pasien, dengan memastikan nutrisinya masuk dengan memasangkan selang ke pasien. “Jadi hal utama yang kita lakukan adalah, dengan mengembalikan kondisi pasien pada umumnya. Karena memang saat masuk kondisinya sangat lemah,” ungkapnya. (sef)