Menantu dan Mertua Dibacok Pria Bertopeng

Okta, korban pembacokan pria bertopeng ketika mendapat perawatan medis di RSUD Talang Ubi, Jumat (23/08). Foto: friday/Palpos.id

PALI, PALPOS.ID – Nahas dialami dua petani karet, Okta (24) dan Nonimah (65), warga Desa Talang Bulang Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI. Menantu dan mertua ini dibacok dan dipukul pria bertopeng ketika hendak menyedap karet di kebunnya, Jumat (23/08), sekitar pukul 06.00 WIB.

Akibatnya, Okta mengalami luka bacok di kepala, jari tangan dan lebam akibat dihantam dengan kayu. Sedangkan mertuanya, Nonimah mengalami luka lebam. Lalu keduanya dibawa warga ke RSUD Talang Ubi, untuk mendapatkan perawatan.

Belum diketahui motif dari pembacokan tersebut, karena tidak ada satupun barang berharga milik korban yang diambil pelaku. Saat ini, kasusnya sudah ditangani oleh Unit Reskrim Polsek Talang Ubi.

Menurut pengakuan Okta, saat itu dirinya dan sang mertua hendak pergi menyadap karet ke kebun dengan mengendarai sepeda motor. Saat tiba dan hendak turun dari motor, tiba-tiba datang orang tak dikenal dengan memakai jaket dan penutup wajah atau topeng. Lalu tanpa basa-basi, pria tersebut langsung memukul kedua korban menggunakan kayu.

“Aku tidak mengetahui berapa orang yang menganiaya kami, tapi diduga lebih dari satu orang, sebab mertua aku juga mengalami penganiayaan. Saya tidak tau apa motifnya, barang tidak ada yang hilang dan saya tidak merasa ada musuh atau selih paham dengan orang,” ujarnya ditemui di RSUD Talang Ubi.

Senada dikatakan Nonimah, dirinya merasa tidak pernah ada masalah dengan orang lain. Sehingga tidak mengetahui secara pasti siapa pelaku pembacokan dan apa motifnya.

“Orang itu langsung mukul, kami tidak tahu masalahnya apa, perampok atau apa. Yang jelas saat melihat anak saya dibacok, saya berteriak “DEM OOIII JANGAN-JANGAN”. Tapi tiba-tiba saya mendapat pukulan, tidak tahu siapa yang mukul, diduga pelaku lebih dari satu orang,” tuturnya.

Terkait kasus pembacokan ini, Kanitreskrim Polsek Talang Ubi, Ipda M Arafah mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan tersebut.

“Begitu menerima laporan adanya warga yang dibacok, kita langsung menemui kedua korban dan meminta keterangannya, terutama mengenai ciri-ciri pelaku. Sejauh ini belum diketahui secara pasti apakah ini perampokan atau apa, karena tidak ada barang berharga milik korban yang hilang. Saat ini kita masih melakukan penyelidikan,” kata Arafah. (fri)