Sabu Rp 37 Juta Asal Palembang Gagal Beredar di Prabumulih

Tungki Permana, kurir sabu asal Palembang dihadirkan dalam press rilis di Mapolres Prabumulih, Jumat (23/08). Foto: abu/Palpos.id

PRABUMULIH, PALPOS.ID Jajaran Satresnarkoba Polres Prabumulih, pimpinan AKP Zon Prama SH, berhasil menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu-sabu sebanyak 5 paket dengan berat 47,62 gram, senilai Rp37 juta, asal Kota Palembang yang dibawa kurir bernama Tungki Permana (29), warga Jalan Sungai Tenang Kelurahan Pulo Kerto Kecamatan Gandus Palembang.

Dia ditangkap saat hendak bertransaksi dengan anggota kepolisian yang melakukan penyemaran di parkiran Rumah Makan Siang Malam, Jalan Jendral Sudirman, Kecamatan Cambai, Kota Prabumulih, Jumat (23/08), sekitar pukul 04.00 WIB.

Dalam penangkapan itu, petugas juga menyita uang tunai Rp200 ribu, 1 unit Hp Strawberry warna hitam, plastik asoy dan lakban serta 1 unit mobil Toyota Avanza BG 1736 DA yang digunakan tersangka membawa barang haram itu dari Palembang menuju Kota Prabumulih.

Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Travolta Hutauruk SIk MH melalui Wakapolres Prabumulih, Kompol Harris Batara SH SIK didampingi Kasat Narkoba, AKP Zon Prama menegaskan, tersangka dijerat pasal 114 ayat 2 dan 112 ayat 2 UU no 35/2009 tentang narkoba dengan ancaman pidana mati, pidana seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 tahun.

“Dengan digagalkannya peredaran narkotika jenis sabu ini, Satres Narkoba Polres Prabumulih telah berhasil menyelamatkan 239 jiwa warga Prabumulih dari bahaya narkoba,” ungkapnya.

Sementara Tungki mengaku, dirinya hanyalah seorang kurir. Barang yang dibawanya tersebut, milik seorang bandar asal Palembang berinisial A.

“Saya hanya disuruh mengantar, kalau ke luar Kota Palembang baru sekali ini, bisanya ngantar di Gandus saja. Saya mau karena dijanjikan upah besar Rp 5 juta sekali antar, tapi baru dikasih Rp 200 ribu dan sisanya diberikan setelah selesai ngantar,” ungkapnya. (wan)